Aku pernah salat bersama Rasulullah ﷺ, lalu beliau bersalam ke kanan dengan mengucapkan, "Assalāmu 'alaikum wa rahmatullāhi wa barakātuh," dan juga ke kiri dengan mengucapkan, "Assalāmu 'alaikum wa rahmatullāh
Wā`il bin Ḥujr -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan,
Aku pernah salat bersama Rasulullah ﷺ, lalu beliau bersalam ke kanan dengan mengucapkan, "Assalāmu 'alaikum wa rahmatullāhi wa barakātuh," dan juga ke kiri dengan mengucapkan, "Assalāmu 'alaikum wa rahmatullāh."
صَلَّيْتُ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَكَانَ يُسَلِّمُ عَنْ يَمِينِهِ: «السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ»، وَعَنْ شِمَالِهِ: «السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ».
Jika Nabi ﷺ akan selesai dari salatnya, beliau bersalam ke kanan dan kiri dengan menolehkan mukanya ke arah kanan disertai membaca, "Assalāmu 'alaikum wa rahmatullāhi wa barakātuh," dan bersalam ke kiri dengan menolehkan mukanya ke arah kiri seraya mengucapkan, "Assalāmu 'alaikum wa rahmatullāh."
1- Perintah dua kali salam ketika salat, dan ia termasuk rukun salat.
2- Anjuran membaca tambahan "wa barakātuh" di sebagian waktu karena Nabi ﷺ tidak pernah merutinkannya.
3- Membaca salam dua kali dalam salat adalah rukun yang wajib, adapun perbuatan menoleh saat mengucapkan salam hukumnya sunah yang dianjurkan.
4- Sebaiknya bacaan "Assalāmu 'alaikum wa raḥmatullāhi wa barakātuh" diucapkan saat menoleh, bukan sebelumnya maupun setelahnya.
Sunan Abī Dāwūd (2/ 239) (997).
Tampilan lengkap... (5)
المجموع شرح المهذب (مع تكملة السبكي والمطيعي) النووي (3/ 479).
المنهاج شرح صحيح مسلم بن الحجاج.
النووي (4/ 153).
توضيح الأحكام شرح بلوغ المرام.
لعبد الله البسام (2/ 291).