Skip to content
839 Hadis

Ensiklopedia Hadis Nabi

Saring hasil

52 dari 839 kartu

Hapus filter
"Setelah Allah menciptakan surga dan neraka, Dia mengutus Jibril -'alaihissalām- ke surga seraya berkata, 'Lihatlah surga dan semua yang Aku siapkan bagi penghuninya di sana.' Jibril pun melihatnya lalu kembali. Dia berkata, 'Demi keagungan-Mu, tidak ada seorang pun yang mendengarnya kecuali akan memasukinya.' Kemudian Allah memerintahkan sehingga surga diliputi oleh perkara-perkara yang tidak disukai, lalu berfirman, 'Pergilah ke sana lalu lihatlah, dan lihatlah semua yang Aku siapkan bagi penghuninya di sana.' Maka Jibril melihatnya, ternyata ia telah diliputi oleh perkara-perkara yang tidak disukai, sehingga dia berkata, 'Demi keagungan-Mu, sungguh aku khawatir tidak akan ada seorang pun yang memasukinya.' Allah berfirman, 'Pergilah dan lihatlah neraka serta semua yang Aku siapkan bagi penghuninya di sana. Maka Jibril melihatnya. Ternyata ia saling susun satu sama lain, sehingga ia kembali dan berkata, 'Demi keagungan-Mu, ia tidak akan dimasuki oleh siapa pun.' Kemudian Allah memerintahkan sehingga ia diliputi dengan berbagai syahwat. Lalu berfirman, 'Kembalilah lalu lihat lagi.' Maka Jibril melihatnya, ternyata ia telah diliputi oleh berbagai syahwat, sehingga dia kembali dan berkata, 'Demi keagungan-Mu, sungguh aku khawatir tidak akan ada seorang pun yang selamat darinya, melainkan akan masuk ke dalamnya'."
Hasan HR. Abu Daud, Tirmizi, dan Nasai
"Sungguh aku berada di telaga agar dapat melihat siapa yang datang kepadaku di antara kalian. Akan tetapi, ada sejumlah orang yang dijauhkan dariku, sehingga aku mengatakan, 'Ya Tuhanku, mereka itu termasuk golonganku, termasuk umatku.' Maka dikatakan, 'Apakah engkau mengetahui apa yang mereka lakukan sepeninggalmu. Demi Allah, mereka terus-menerus berbalik ke belakang.'"
Sahih Muttafaq 'alaih
"Wahai Bilal, ceritakan kepadaku amalan yang paling engkau harapkan pahalanya yang engkau kerjakan dalam Islam. Sungguhnya aku mendengar suara langkah sandalmu di hadapanku dalam surga." Bilal berkata, "Tidaklah ada amalan yang aku kerjakan yang lebih aku harapkan kecuali setiap aku berwudu di suatu waktu, entah ketika malam ataupun siang, melainkan dengan wudu tersebut aku mengerjakan salat sejumlah yang Allah kehendaki bagiku untuk mengerjakannya."
Sahih Muttafaq 'alaih
"Di dalam surga terdapat 100 derajat, jarak antara dua derajatnya seperti jarak antara langit dan bumi. Surga Firdaus adalah derajat surga yang paling tinggi; dari surga Firdaus keempat sungai surga dipancarkan dan di atasnya terdapat Arasy. Apabila kalian minta kepada Allah, maka mintalah surga Firdaus."
Sahih HR. Tirmizi
Anas bin Mālik -raḍiyallāhu 'anhu- bercerita bahwa seorang laki-laki berkata, "Wahai Nabiyullāh! Bagaimana bisa orang kafir akan dibangkitkan di atas wajahnya?" Beliau bersabda, "Bukankah Żat yang telah menjadikannya berjalan dengan kedua kaki di dunia ini, Dia juga kuasa menjadikannya berjalan dengan wajahnya kelak di hari kiamat?" Qatādah berkata, "Tentu, demi keagungan Tuhan kita."
Sahih Muttafaq 'alaih
Nabi ﷺ melewati dua kuburan lalu bersabda, "Kedua penghuninya benar-benar sedang disiksa, dan tidaklah keduanya disiksa dengan sebab perkara besar. Adapun salah satunya, ia terbiasa tidak membersihkan diri dari kencing. Sedangkan orang kedua ialah biasa berjalan menyebarkan adu domba." Kemudian beliau mengambil sebuah pelepah yang masih basah lalu membelahnya menjadi dua, kemudian menancapkannya pada masing-masing kubur. Para sahabat bertanya, "Wahai Rasulullah, kenapa engkau melakukan hal ini?" Beliau bersabda, "Semoga ia bisa meringankan azab keduanya selama belum kering."
Sahih Muttafaq 'alaih
Aku bertanya, "Wahai Rasulullah, berapa jumlah bejana telaga?" Beliau bersabda, "Demi Zat yang jiwa Muhammad ada di tangan-Nya. Sungguh, bejananya lebih banyak dari jumlah bintang dan planet langit, yaitu di malam yang gelap dan bersih. Bejana surga itu, siapa yang meminum darinya, maka tidak akan haus lagi, itulah haus terakhirnya. Ada dua pancuran dari surga mengalir di telaga itu. Siapa yang minum darinya tidak akan haus setelahnya. Ukuran lebarnya sama dengan panjangnya, yaitu jarak antara Amman ke Aylah. Airnya lebih putih dari susu dan lebih manis dari madu."
Sahih HR. Muslim
"Perkara pertama yang diputuskan di antara manusia pada hari Kiamat adalah terkait darah."
Sahih Muttafaq 'alaih