Skip to content
839 Hadis

Ensiklopedia Hadis Nabi

Saring hasil

72 dari 839 kartu

Hapus filter
"Sesungguhnya Allah itu cemburu dan orang beriman juga cemburu. Kecemburuan Allah terjadi jika seorang mukmin melakukan apa yang diharamkan Allah kepadanya."
Sahih Muttafaq 'alaih
Sejumlah orang dari kalangan sahabat Nabi ﷺ datang, lalu bertanya kepada beliau, "Sungguh kami mendapatkan dalam diri kami sesuatu yang berat kami ucapkan." Beliau bertanya, "Apakah kalian benar-benar telah mendapatkannya?" Mereka menjawab, "Ya." Beliau bersabda, "Yang demikian itu adalah wujud konkret dari iman."
Sahih HR. Muslim
"Setan datang kepada salah seorang dari kalian dan bertanya, 'Siapa yang menciptakan ini? Siapa yang menciptakan ini?' Sampai dia bertanya, 'Siapa yang menciptakan Tuhanmu?' Jika dia telah sampai ke sana, hendaklah dia berlindung kepada Allah dan tidak meneruskannya."
Sahih Muttafaq 'alaih
"Janganlah kalian berlebih-lebihan dalam memujiku sebagaimana orang-orang Nasrani berlebih-lebihan dalam memuji Isa bin Maryam. Sesungguhnya aku seorang hamba, maka katakanlah: Abdullah (hamba Allah) dan rasul-Nya."
Sahih HR. Bukhari
Anas bin Mālik -raḍiyallāhu 'anhu- bercerita bahwa seorang laki-laki berkata, "Wahai Nabiyullāh! Bagaimana bisa orang kafir akan dibangkitkan di atas wajahnya?" Beliau bersabda, "Bukankah Żat yang telah menjadikannya berjalan dengan kedua kaki di dunia ini, Dia juga kuasa menjadikannya berjalan dengan wajahnya kelak di hari kiamat?" Qatādah berkata, "Tentu, demi keagungan Tuhan kita."
Sahih Muttafaq 'alaih
Aku mendengar Rasulullah ﷺ bersabda, "Allah -Tabāraka wa Ta'ālā- berfirman, 'Wahai anak Adam! Selama engkau berdoa dan berharap kepada-Ku, Aku ampuni semua dosamu yang telah kamu lakukan, sedang Aku tidak peduli. Wahai anak Adam! Jika dosamu setinggi langit kemudian engkau meminta ampunan kepada-Ku, niscaya Aku ampuni, sedang Aku tidak peduli. Wahai anak Adam! Jika engkau datang kepadaku dengan membawa kesalahan sepenuh bumi, kemudian engkau bertemu dengan-Ku dalam keadaan tidak menyekutukan-Ku sedikit pun, niscaya Aku datang kepadamu dengan ampunan sepenuh bumi pula.'"
Hasan HR. Tirmizi
"Seorang laki-laki datang menemui Nabi ﷺ lalu bertanya, "Wahai Rasulullah, apakah dua perkara kepastian itu?" Beliau bersabda, "Siapa yang mati dalam keadaan tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apa pun, akan masuk surga. Siapa yang mati dalam keadaan menyekutukan Allah dengan sesuatu apa pun, ia akan masuk neraka."
Sahih HR. Muslim
"Binasalah orang-orang yang berlebih-lebihan." Beliau mengucapkannya tiga kali.
Sahih HR. Muslim