Skip to content
839 Hadis

Ensiklopedia Hadis Nabi

Saring hasil

95 dari 839 kartu

Hapus filter

Perawi

Tampilkan semua perawi (52)
"Setelah Allah menciptakan surga dan neraka, Dia mengutus Jibril -'alaihissalām- ke surga seraya berkata, 'Lihatlah surga dan semua yang Aku siapkan bagi penghuninya di sana.' Jibril pun melihatnya lalu kembali. Dia berkata, 'Demi keagungan-Mu, tidak ada seorang pun yang mendengarnya kecuali akan memasukinya.' Kemudian Allah memerintahkan sehingga surga diliputi oleh perkara-perkara yang tidak disukai, lalu berfirman, 'Pergilah ke sana lalu lihatlah, dan lihatlah semua yang Aku siapkan bagi penghuninya di sana.' Maka Jibril melihatnya, ternyata ia telah diliputi oleh perkara-perkara yang tidak disukai, sehingga dia berkata, 'Demi keagungan-Mu, sungguh aku khawatir tidak akan ada seorang pun yang memasukinya.' Allah berfirman, 'Pergilah dan lihatlah neraka serta semua yang Aku siapkan bagi penghuninya di sana. Maka Jibril melihatnya. Ternyata ia saling susun satu sama lain, sehingga ia kembali dan berkata, 'Demi keagungan-Mu, ia tidak akan dimasuki oleh siapa pun.' Kemudian Allah memerintahkan sehingga ia diliputi dengan berbagai syahwat. Lalu berfirman, 'Kembalilah lalu lihat lagi.' Maka Jibril melihatnya, ternyata ia telah diliputi oleh berbagai syahwat, sehingga dia kembali dan berkata, 'Demi keagungan-Mu, sungguh aku khawatir tidak akan ada seorang pun yang selamat darinya, melainkan akan masuk ke dalamnya'."
Hasan HR. Abu Daud, Tirmizi, dan Nasai
"Sesungguhnya jampi-jampi, jimat, dan pelet (pengasih) adalah syirik."
Sahih HR. Abu Daud, Ibnu Majah, dan Ahmad
"Orang yang membaca Al-Qur`an secara terang-terangan (di depan orang ramai) seperti orang yang bersedekah terang-terangan, sedangkan orang yang membaca Al-Qur`an dengan pelan (kondisi sepi) seperti orang yang bersedekah sembunyi-sembunyi."
Sahih HR. Abu Daud, Tirmizi, dan Nasai
"Maukah kalian bila aku beritahukan tentang amalan yang lebih utama daripada derajat salat, puasa, dan sedekah?" Para sahabat menjawab, "Tentu." Beliau bersabda, "Mendamaikan orang-orang yang berseteru, karena rusaknya hubungan itu merupakan perusak (agama)."
Sahih HR. Abu Daud dan Tirmizi
“Sungguh, Tuhan kalian Mahamalu dan Mahadermawan. Dia malu kepada hamba-Nya jika dia mengangkat tangan kepada-Nya untuk mengembalikannya dalam keadaan kosong.”
Hasan HR. Abu Daud, Tirmizi, dan Ibnu Majah
"Siapa yang bersumpah atas nama amanah, maka dia bukan termasuk golongan kami."
Sahih HR. Abu Daud dan Ahmad
"Waktu paling dekat antara Allah dengan hamba ialah di pertengahan malam yang terakhir. Jika engkau bisa termasuk orang yang mengingat Allah pada waktu itu, lakukanlah."
Sahih HR. Abu Daud, Tirmizi, dan Nasai
Suatu hari, Rasulullah ﷺ berdiri di tengah-tengah kami lalu memberi kami nasihat yang sangat menyentuh nan menyebabkan hati bergetar dan mata bercucuran. Lalu ada yang bertanya, "Wahai Rasulullah! Engkau menasihati kami seolah sebagai nasihat perpisahan, maka berilah kami pesan pegangan." Beliau bersabda, "Hendaklah kalian bertakwa kepada Allah, serta patuh dan taat kepada pemimpin walaupun ia seorang budak Habasyah. Kalian akan melihat sepeninggalku perselisihan yang banyak, maka peganglah Sunnahku dan Sunnah para khulafaurasyidin yang diberi petunjuk, serta gigitlan ia dengan gigi geraham. Tinggalkanlah perkara-perkara yang diada-adakan, karena setiap bidah adalah kesesatan."
Sahih HR. Abu Daud, Tirmizi, Ibnu Majah, dan Ahmad