Skip to content
839 Hadis

Ensiklopedia Hadis Nabi

Saring hasil

5 dari 839 kartu

Hapus filter

Derajat hadis

"Siapa yang datang kepada kalian sementara kalian telah menyepakati seorang pemimpin, lalu ia hendak merusak kesepakatan kalian atau memecah persatuan kalian, maka bunuhlah dia."
Sahih HR. Muslim
'Akan terjadi banyak fitnah. Kemudian terjadi suatu fitnah, sehingga orang yang duduk lebih baik dari yang berjalan, dan yang berjalan lebih baik dari yang berlari. Apabila fitnah itu telah terjadi, siapa yang memiliki unta maka hendaknya ia mengurus untanya. Siapa yang memiliki kambing maka hendaknya ia mengurus kambingnya. Siapa yang memiliki tanah maka hendaknya ia mengurus tanahnya.' Seorang laki-laki bertanya, 'Wahai Rasulullah! Apa pandanganmu tentang orang yang tidak memiliki unta, kambing maupun tanah?' Beliau bersabda, 'Hendaknya ia mengambil pedangnya lalu menumbuk bagian tajamnya dengan batu lalu menyelamatkan diri jika mampu. Ya Allah! Apakah aku sudah sampaikan? Ya Allah! Apakah aku sudah sampaikan? Ya Allah! Apakah aku sudah sampaikan?' Seseorang berkata, 'Wahai Rasulullah! Bagaimana pandanganmu jika aku dipaksa hingga aku dibawa ke salah satu barisan, atau salah satu kelompok, lalu aku ditebas seseorang dengan pedangnya atau anak panah mengenaiku dan membunuhku?' Beliau menjawab, 'Dia memikul dosanya dan dosamu dan dia termasuk penghuni neraka.'"
Sahih HR. Muslim
"Akan muncul pemimpin-pemimpin, kalian akan akui sebagian perbuatan mereka dan sebagiannya kalian ingkari. Siapa yang mengakuinya, maka dia telah bebas. Siapa mengingkari, maka dia telah selamat. Tetapi, masalahnya ialah siapa yang setuju dan ikut." Para sahabat bertanya, "Tidakkah kami perangi saja mereka?" Beliau bersabda, "Tidak, selama mereka menunaikan salat."
Sahih HR. Muslim
"Kami berbaiat kepada Rasulullah ﷺ untuk selalu mendengar dan taat dalam kesulitan dan kemudahan, ketika semangat dan malas (benci), serta dalam kondisi monopoli atas kami, agar kami tidak merebut kekuasaan dari pemiliknya, dan agar kami mengucapkan yang benar di mana pun berada, tidak takut di jalan Allah terhadap celaan orang yang mencela."
Sahih Muttafaq 'alaih
"Siapa yang keluar dari ketaatan (kepada pemimpin) dan meninggalkan jemaah kaum muslimin lalu meninggal dunia, maka ia meninggal dengan kematian jahiliah. Siapa yang berperang di bawah panji buta; marah karena fanatisme golongan, menyeru kepada fanatisme golongan atau menolong demi fanatisme golongan lalu terbunuh, maka ia terbunuh dengan kematian jahiliah. Siapa yang memberontak kepada umatku; membunuh orang yang baik dan yang fajir, tidak menghindari orang yang beriman dan tidak memenuhi janji dengan orang yang memiliki ikatan janji, maka dia bukan dari golonganku dan aku bukan dari golongannya."
Sahih HR. Muslim