Skip to content
839 Hadis

Ensiklopedia Hadis Nabi

Saring hasil

56 dari 839 kartu

Hapus filter
Rasulullah ﷺ mengajarkan kami khuṭbatul-ḥājah (mukadimah khotbah): "Segala puji hanya bagi Allah. Kami memohon pertolongan dan ampunan kepada-Nya, serta berlindung kepada-Nya dari kejahatan diri kami. Siapa yang Allah beri petunjuk, tidak ada yang dapat menyesatkannya. Sebaliknya, siapa yang Allah sesatkan, tidak ada yang dapat memberinya petunjuk. Aku bersaksi bahwa tidak ada sembahan yang berhak diibadahi kecuali Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. 'Hai sekalian manusia! Bertakwalah kepada Tuhanmu yang telah menciptakanmu dari satu jiwa, dan darinya Allah menciptakan istrinya, dan dari keduanya Allah memperkembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Bertakwalah kepada Allah yang dengan (menggunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain dan (peliharalah) hubungan silaturahmi. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasimu.' [QS. An-Nisā`: 1] 'Hai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benar takwa kepada-Nya dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.' [QS. Āli 'Imrān: 102] 'Hai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kamu kepada Allah dan ucapkanlah perkataan yang benar, niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Siapa yang menaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar.'" [QS. Al-Aḥzāb: 70-71]
Sahih HR. Abu Daud, Tirmizi, Nasai, Ibnu Majah, dan Ahmad
Nabi ﷺ biasa membaca di antara dua sujud: rabbi-gfir lī, rabbi-gfir lī (Tuhanku, ampunilah aku. Tuhanku, ampunilah aku).
Sahih HR. Abu Daud, Nasai, Ibnu Majah, dan Ahmad
Aku menemui Nabi ﷺ bersama sejumlah orang wanita Ansar untuk berbaiat kepada beliau. Kami berkata, "Wahai Rasulullah! Kami berbaiat kepadamu agar tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apa pun, tidak mencuri, tidak berzina, tidak mengada-adakan kebohongan di antara kedua tangan dan kedua kaki kami, dan tidak bermaksiat kepadamu terkait suatu kebaikan." Beliau bersabda, "Sesuai yang kalian mampu dan yang kalian bisa." Kami berkata, "Allah dan Rasul-Nya lebih penyayang kepada kami. Mari, kami berbaiat kepadamu, wahai Rasulullah." Maka Rasulullah ﷺ bersabda, "Sesungguhnya aku tidak berjabat tangan dengan perempuan. Perkataan untuk 100 orang perempuan seperti perkataanku untuk satu orang perempuan -atau semisal perkataanku untuk satu orang perempuan."
Sahih HR. Tirmizi, Nasai, dan Ibnu Majah
Ada seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah ﷺ, "Wahai Rasulullah! Kami berlayar di laut dan kami hanya membawa sedikit air. Jika kami berwudu menggunakan air itu, kami akan kehausan. Bolehkah kami berwudu dengan air laut?" Rasulullah ﷺ bersabda, "Laut itu airnya suci dan bangkainya halal."
Sahih HR. Abu Daud, Tirmizi, Nasai, Ibnu Majah, dan Ahmad
"Siapa yang menjaga salat sunah empat rakaat (dua kali salam) sebelum Zuhur dan empat rakaat sesudahnya, maka Allah mengharamkannya masuk neraka."
Sahih HR. Abu Daud, Tirmizi, Nasai, Ibnu Majah, dan Ahmad
"Allah tidak mau melihat laki-laki yang menyetubuhi laki-laki (homoseksual) atau (menyetubuhi) wanita di duburnya."
Sahih HR. Tirmizi dan Nasai dalam Al-Kubrā
"Terlaknatlah orang yang menggauli istrinya di duburnya."
Hasan HR. Abu Daud, Nasai dalam Al-Kubrā, dan Ahmad
"Jika seseorang mencintai saudaranya, beritahukanlah kepadanya bahwa dia mencintainya."
Sahih HR. Abu Daud, Tirmizi, Nasai dalam Al-Kubrā, dan Ahmad