Skip to content
839 Hadis

Ensiklopedia Hadis Nabi

Saring hasil

56 dari 839 kartu

Hapus filter
"Janganlah kalian mengatakan, ‘Atas kehendak Allah dan kehendak polan’, tapi katakanlah, ‘Atas kehendak Allah kemudian kehendak polan.'"
Sahih berdasarkan semua jalurnya HR. Abu Daud, Nasai dalam Al-Kubrā, dan Ahmad
'Sungguh, apabila manusia melihat orang yang berbuat kezaliman lalu mereka tidak berusaha mencegahnya, hampir pasti Allah akan menimpakan azab-Nya kepada mereka semua.'"
Sahih HR. Abu Daud, Tirmizi, Nasai dalam Al-Kubrā, Ibnu Majah, dan Ahmad
"Pemisah antara kita dan mereka (kaum kafir) adalah salat. Siapa saja yang meninggalkannya berarti dia telah kafir."
Sahih HR. Tirmizi, Nasai, Ibnu Majah dan Ahmad
Suatu hari, Rasulullah ﷺ mengimami kami melaksanakan salat Subuh. Beliau lantas bertanya, "Apakah si polan hadir?" Para sahabat menjawab, "Tidak." Beliau bertanya lagi, "Apakah si polan yang lain hadir?" Para sahabat menjawab, "Tidak." Beliau bersabda, "Sungguh, kedua salat ini adalah salat yang paling berat bagi orang-orang munafik. Seandainya kalian mengetahui pahala yang ada pada keduanya, kalian pasti akan menghadirinya meskipun dengan merangkak dengan lutut. Sungguh, saf pertama seperti saf para malaikat. Seandainya kalian mengetahui keutamaannya, pasti kalian berlomba-lomba memperolehnya. Sesungguhnya salat seseorang bersama orang lain lebih baik dibanding salatnya seorang diri, salatnya bersama dua orang lebih baik dibanding salatnya bersama satu orang. Tiap kali semakin banyak, maka semakin dicintai oleh Allah Ta'ala."
Sahih HR. Abu Daud, Nasai, dan Ahmad
"Rasulullah ﷺ melaknat laki-laki yang berpakaian layaknya cara berpakaian perempuan, dan perempuan yang berpakaian layaknya cara berpakaian laki-laki."
Sahih HR. Nasai dalam Al-Kubrā, Ibnu Majah dengan makna yang semisal, dan Ahmad.
"Tinggalkanlah apa yang meragukanmu kepada yang tidak meragukan. Sungguh, kejujuran itu mendatangkan ketenangan dan kebohongan itu mendatangkan keraguan."
Sahih HR. Tirmizi, Nasai dan Ahmad
Wasiat paling banyak yang disampaikan oleh Rasulullah ﷺ menjelang kematian adalah: "Perhatikanlah salat dan perhatikanlah pula budak-budak kalian! Perhatikanlah salat dan perhatikanlah pula budak-budak kalian!" Hingga Rasulullah ﷺ mengulang-ulangnya dalam dada dan sama sekali tidak mampu mengucapkannya dengan lisannya."
Sahih رواه النسائي في السنن الكبرى وابن ماجه
"Tidaklah seseorang berbuat sebuah dosa, kemudian ia bangun lalu berwudu, kemudian ia mengerjakan salat lalu memohon ampun kepada Allah kecuali pasti Allah akan mengampuni dosanya." Kemudian beliau membaca ayat, "Orang-orang yang apabila mengerjakan suatu perbuatan keji atau menzalimi dirinya, segera mengingat Allah lalu memohon ampunan atas dosa-dosanya ..." [QS. Āli 'Imrān: 135]
Sahih HR. Abu Daud, Tirmizi, Nasai dalam Al-Kubrā, Ibnu Majah, dan Ahmad