Skip to content
839 Hadis

Ensiklopedia Hadis Nabi

Saring hasil

190 dari 839 kartu

Hapus filter

Perawi

Tampilkan semua perawi (78)
أبو موسى3 عبد الله بن عباس3 أبو أمامة الباهلي2 أبو ذر2 أبو قتادة2 النعمان بن بشير2 حذيفة2 عبد الله بن بسر2 أبو أمامة1 أبو أيوب1 أبو أيوب الأنصاري1 أبو بكرة1 أبو حمزة أنس بن مالك1 أبو سعيد1 أبو سعيد الخدري قال1 أبو سعيد الخدري وعن أبي هريرة1 أبو عبد الرحمن السلمي رحمه الله قال1 أبو عبد الله الجدلي قال1 أبو عبد الله النعمان بن بشير1 أبو مسعود1 أبو مسعود الأنصاري1 أبو مسعود عقبة بن عمرو الأنصاري البدري1 أبو موسى الأشعري1 أبو هريرة قال1 أبو يعلى شداد بن أوس1 ‌أبي بن كعب1 ‌أبي هريرة1 الأغر1 البراء1 البراء بن عازب1 المغيرة1 المقدام بن معدي كرب1 النواس بن سمعان1 النواس بن سمعان الأنصاري1 أم الدرداء و أبي الدرداء1 إياس بن عبد الله بن أبي ذباب1 بهز بن حكيم عن أبيه عن جده قال1 ثوبان1 جبير بن مطعم1 جرير1 جرير بن عبد الله1 حذيفة بن اليمان1 خريم بن فاتك1 خولة الأنصارية1 رسول الله صلى الله عليه وسلم قال1 سعد بن أبي وقاص1 سلمة بن الأكوع1 سليمان بن صرد1 سمرة بن جندب والمغيرة بن شعبة1 سهل بن سعد الساعدي1 شداد بن أوس1 ‌عائشة1 عبد الرحمن بن أبي ليلى قال1 عبد الله بن سلام1 عبد الله بن عمرو بن العاص1 ‌عبد الله بن عمرو بن العاص1 عثمان بن أبي العاص1 عقبة بن عامر1 عقبة بن عامر الجهني1 عمر1 عمر بن أبي سلمة1 عمران بن حصين1 عياض بن حمار أخي بني مجاشع1 معاذ بن جبل1 معاوية1 معقل بن يسار1 هشام بن حكيم بن حزام1 وحشي بن حرب1
"Seandainya kalian bertawakal kepada Allah dengan tawakal yang sebenarnya, niscaya Dia memberi rezeki kepada kalian sebagaimana burung diberi rezeki; dia pergi di pagi hari dalam keadaan perut kosong dan pulang di sore hari dalam keadaan kenyang."
Sahih HR. Ahmad, Tirmizi, Nasai, Ibnu Majah, Ibnu Hibban dalam Sahihnya, dan Hakim.
"Kebajikan itu adalah akhlak baik, sedangkan dosa adalah apa yang bergejolak di dalam dadamu dan engkau tidak suka ada orang lain yang melihat kamu melakukannya."
Sahih Hadis pertama diriwayatkan oleh Muslim, sedangkan hadis kedua diriwayatkan oleh Ahmad dan Darimi.
"Senantiasa lisanmu basah dengan zikir kepada Allah."
Sahih HR. Ahmad, Tirmizi, Ibnu Majah, dan Ibnu Hibban.
"Siapa yang mengangkat satu kesusahan dunia dari seorang mukmin, Allah akan angkat darinya satu kesusahan hari Kiamat. Siapa yang memberi kemudahan kepada orang yang dilanda kesulitan, Allah akan memberinya kemudahan di dunia dan akhirat. Siapa yang menutup aib seorang muslim, Allah akan menutup aibnya di dunia dan akhirat. Allah senantiasa menolong seorang hamba selama hamba itu menolong saudaranya. Siapa yang menempuh suatu jalan untuk mencari ilmu, Allah akan mudahkan baginya jalan ke surga. Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allah untuk membaca Kitabullah dan mempelajarinya di antara mereka, melainkan akan turun kepada mereka ketenangan, diliputi oleh rahmat, dinaungi oleh para malaikat, dan disebut oleh Allah di tengah makhluk yang ada di sisi-Nya. Siapa yang diperlambat oleh amalnya, tidak akan bisa dipercepat oleh nasabnya."
Sahih HR. Muslim
"Orang yang membaca Al-Qur`an secara terang-terangan (di depan orang ramai) seperti orang yang bersedekah terang-terangan, sedangkan orang yang membaca Al-Qur`an dengan pelan (kondisi sepi) seperti orang yang bersedekah sembunyi-sembunyi."
Sahih HR. Abu Daud, Tirmizi, dan Nasai
"Hendaknya kalian jujur karena kejujuran itu menuntun kepada kebaikan dan sesungguhnya kebaikan itu mengantarkan ke surga. Seseorang akan selalu jujur dan berusaha untuk jujur sehinga dicatat di sisi Allah sebagai orang jujur. Sebaliknya, jauhilah dusta karena dusta itu menjerumuskan kepada kedurhakaan dan sesungguhnya kedurhakaan itu menjerumuskan ke neraka. Seseorang akan selalu berdusta dan berupaya untuk berdusta sampai dicatat di sisi Allah sebagai pendusta."
Sahih Muttafaq 'alaih
"Mimpi yang baik itu datang dari Allah, sedangkan mimpi yang buruk datang dari setan. Jika salah seorang kalian bermimpi buruk yang ia khawatirkan, hendaklah ia meludah ke sebelah kirinya dan berlindung dari setan, karena itu tidak akan membahayakannya."
Sahih Muttafaq 'alaih
"Orang kuat itu bukanlah yang menang dalam bergulat. Sesungguhnya ‎orang kuat ialah siapa yang dapat menahan dirinya ketika marah.‎"
Sahih Muttafaq 'alaih