Sesungguhnya dalam dirimu ada dua sifat yang dicintai Allah, yakni sabar (mengendalikan amarah) dan tenang (tidak tergesa-gesa)
Ibnu 'Abbās -raḍiyallāhu 'anhumā- meriwayatkan:
Rasulullah ﷺ bersabda kepada al-Asyajj, yaitu Asyajj 'Abdil-Qais, "Sesungguhnya dalam dirimu ada dua sifat yang dicintai Allah, yakni sabar (mengendalikan amarah) dan tenang (tidak tergesa-gesa)."
قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِلْأَشَجِّ أَشَجِّ عَبْدِ الْقَيْسِ: «إِنَّ فِيكَ خَصْلَتَيْنِ يُحِبُّهُمَا اللهُ: الْحِلْمُ، وَالْأَنَاةُ».
Nabi Muhammad ﷺ bersabda kepada al-Munżir bin 'Ā`iż yang dikenal sebagai Asyajj (penyandang luka di kepala) dari Kabilah 'Abdil-Qais sekaligus pimpinan mereka -raḍiyallāhu 'anhu-, "Sesungguhnya pada dirimu terdapat dua sifat yang disukai oleh Allah, yaitu sikap cerdas (mengendalikan amarah) serta sikap tenang dan tidak tergesa-gesa."
1- Anjuran berperangai dengan sikap sabar dan tenang.
2- Anjuran untuk melakukan verifikasi dalam setiap perkara serta mempertimbangkan konsekuensinya.
3- Sikap santun dan tenang merupakan bagian dari akhlak yang mulia
4- Hendaknya seorang insan memuji Allah atas akhlak-akhlak mulia yang ditanamkan kepadanya.
5- Al-Asyajj artinya orang yang terluka di bagian muka, kepala, atau dahi.
Ṣaḥīḥ Muslim (1/ 48) (17).
Tampilan lengkap... (6)
بهجة الناظرين شرح رياض الصالحين.
لسليم الهلالي (1/ 681).
تطرز رياض الصالحين.
لفيصل آل مبارك (ص414).
المنهاج شرح صحيح مسلم بن الحجاج.
للنووي (1/ 189).