Ya Allah! Sesungguhnya aku memohon kepada-Mu petunjuk, ketakwaan, kesucian diri, dan kecukupan
Abdullah bin Mas'ūd -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan dari Nabi ﷺ, bahwa beliau biasa bersabda,
"Ya Allah! Sesungguhnya aku memohon kepada-Mu petunjuk, ketakwaan, kesucian diri, dan kecukupan."
«اللهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْهُدَى وَالتُّقَى، وَالْعَفَافَ وَالْغِنَى».
Di antara doa Nabi ﷺ: Allāhumma innī as`alukal-hudā (Yya Allah, aku memohon kepada-Mu petunjuk), yaitu jalan yang lurus berupa mengetahui kebenaran dan mengamalkannya .. wat-tuqā (dan ketakwaan), yaitu melaksanakan perintah dan meninggalkan larangan .. wal-'afāf (dan kesucian diri), yaitu menjaga diri dari semua yang tidak halal dan tidak patut, baik ucapan maupun perbuatan .. wal-ginā (dan kecukupan) dari makhluk, yaitu tidak bergantung kepada siapa pun selain Allah ﷻ.
1- Kemuliaan sifat-sifat ini: petunjuk, ketakwaan, kesucian diri dan kecukupan serta anjuran berperangai dengannya.
2- Nabi ﷺ tidak memiliki kuasa atas manfaat dan mudarat untuk dirinya karena yang memiliki itu semua adalah Allah Ta'ala.
3- Yang memiliki kuasa atas manfaat, mudarat, dan petunjuk bagi makhluk adalah Allah semata, bukan malaikat yang didekatkan maupun nabi utusan dan lainnya.
Ṣaḥīḥ Muslim (4/ 2087) (2721).
Tampilan lengkap... (10)
بهجة الناظرين شرح رياض الصالحين.
لسليم الهلالي (1/ 146).
تطريز رياض الصالحين.
لفيصل المبارك (ص68).
كنوز رياض الصالحين.
لمجموعة من الباحثين (2/ 183).
شرح رياض الصالحين.
لابن عثيمين (1/ 528).
نزهة المتقين شرح رياض الصالحين.
مجموعة من الباحثين (1/ 104).
Dikutip dalam kitab
2 Buku- PANDUAN PRAKTIS TENTANG HAJI, UMRAH, DAN ZIARAH BERDASARKAN Al-QUR`AN DAN SUNNAHالتحقيق والإيضاح لكثير من مسائل الحج والعمرة والزيارة - النسخة المعتمدة* "Allāhumma innī as`alukal-hudā was-sadād." Artinya: "Ya Allah, aku memohon petunjuk dan ketepatan dalam beribadah kepada-Mu."[73]
- الله -جل جلاله- أنيس المحبين وملاذ القاصدين"Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu petunjuk, ketakwaan, kesucian diri, dan kecukupan."