Tidaklah seorang muslim ditimpa suatu musibah lalu ia mengucapkan apa yang diperintahkan Allah: Innā lillāhi wa innā ilaihi rāji'ūn, allāhumma-`jurnī fī muṣībatī wa akhlif lī khairan minhā (Sesungguhnya kami milik Allah dan sungguh kepada-Nyalah kami akan kembali; ya Allah, berilah aku pahala pada musibahku dan berilah aku penggantinya yang lebih baik), kecuali Allah akan memberinya pengganti yang lebih baik
Ummul Mukminin Ummu Salamah -raḍiyallāhu 'anhā- meriwayatkan, Aku pernah mendengar Rasulullah ﷺ bersabda,
"Tidaklah seorang muslim ditimpa suatu musibah lalu ia mengucapkan apa yang diperintahkan Allah: Innā lillāhi wa innā ilaihi rāji'ūn, allāhumma-`jurnī fī muṣībatī wa akhlif lī khairan minhā (Sesungguhnya kami milik Allah dan sungguh kepada-Nyalah kami akan kembali; ya Allah, berilah aku pahala pada musibahku dan berilah aku penggantinya yang lebih baik), kecuali Allah akan memberinya pengganti yang lebih baik." Ummu Salamah berkata, "Ketika Abu Salamah meninggal dunia, aku bertanya, 'Muslim mana yang lebih baik dari Abu Salamah?! Keluarganya adalah yang pertama kali berhijrah kepada Rasulullah ﷺ.' Tetapi kemudian aku tetap membacanya, maka Allah menjadikan Rasulullah ﷺ sebagai ganti bagiku."
«مَا مِنْ مُسْلِمٍ تُصِيبُهُ مُصِيبَةٌ فَيَقُولُ مَا أَمَرَهُ اللهُ: {إِنَّا لِلهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ} [البقرة: 156]، اللَّهُمَّ أْجُرْنِي فِي مُصِيبَتِي، وَأَخْلِفْ لِي خَيْرًا مِنْهَا، إِلَّا أَخْلَفَ اللهُ لَهُ خَيْرًا مِنْهَا»، قَالَتْ: فَلَمَّا مَاتَ أَبُو سَلَمَةَ قُلْتُ: أَيُّ الْمُسْلِمِينَ خَيْرٌ مِنْ أَبِي سَلَمَةَ؟ أَوَّلُ بَيْتٍ هَاجَرَ إِلَى رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم، ثُمَّ إِنِّي قُلْتُهَا، فَأَخْلَفَ اللهُ لِي رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم.
Ummul Mukminin Ummu Salamah -raḍiyallāhu 'anhā- menyebutkan bahwa dia pernah suatu kali mendengar Nabi ﷺ bersabda: Tidaklah seorang muslim ditimpa suatu musibah lalu mengucapkan zikir yang dianjurkan oleh Allah kepadanya: Innā lillāhi wa innā ilaihi rāji'ūn. Allāhumma-`jurnī (ya Allah, berilah aku pahala); berilah aku pahala sabarku .. fī muṣībatī (pada musibahku); berilah aku gantinya .. wa akhlif lī khairan minhā (berilah aku penggantinya yang lebih baik), kecuali Allah akan menggantikannya dengan yang lebih baik. Ummu Salamah bercerita: Ketika Abu Salamah meninggal dunia, aku berkata: Siapa di antara kaum muslimin yang lebih baik dari Abu Salamah? Keluarganya adalah yang pertama kali berhijrah kepada Rasulullah ﷺ. Sungguh, kemudian Allah membantuku sehingga aku mengucapkannya. Maka Allah memberiku pengganti, yaitu Rasulullah ﷺ, yang lebih baik dari Abu Salamah.
1- Perintah untuk bersabar ketika mendapat musibah dan tidak murka.
2- Menengadahkan doa kepada Allah dalam musibah karena Allah memiliki penggantinya.
3- Keharusan melaksanakan perintah Nabi ﷺ bagi seorang mukmin sekalipun tidak tampak hikmah perintah itu baginya.
4- Seluruh kebaikan ada dalam pelaksanaan perintah Nabi ﷺ.
Ṣaḥīḥ Muslim (2/ 631) (918).
Dikutip dalam kitab
5 BukuTampilan lengkap... (4)
- الذكر والدعاء والعلاج بالرقي من الكتاب والسنة"ما من مسلم تصيبه مصيبة فيقول ما أمره الله، إنا لله وإنا إليه راجعون. اللهم أجرني في مصيبتي، وأخلف لي خيراً منها إلا أخلف الله له خيراً منها" .
- حصن المسلم من أذكار الكتاب والسنةحصن المسلم«إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ، اللَّهُمَّ أْجُرْنِي فِي مُصِيبَتِي، وَأَخْلِفْ لِي خَيْرًَا مِنْهَا»[197].
- فتاوى المرضىفتاوى المرضى «ما من مسلم تصيبه مصيبة، فيقول ما أمره الله: إنا لله وإنا إليه راجعون، اللهم أجرني في مصيبتي، وأخلف لي خيرًا منها. إلا أخلف الله له خيرا منها». قالت: فلما مات أبو سلمة، قلت: أي المسلمين خير من أبي سلمة؟ أول بيت هاجر إلى رسول الله صلى الله ع
- مجموعة زاد التربية الإسلامية (2)1«مَا مِنْ مُسْلِمٍ تُصِيبُهُ مُصِيبَةٌ فَيَقُولُ مَا أَمَرَهُ ﷲ: إِنَّا ﷲ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ، اللَّهُمَّ أْجُرْنِي فِي مُصِيبَتِي، وَأَخْلِفْ لِي خَيْرًا مِنْهَا؛ إِلَّا أَخْلَفَ ﷲ لَهُ خَيْرًا مِنْهَا». قالت: «فلما مات أبو سلمة ق