Skip to content
839 Hadis

Ensiklopedia Hadis Nabi

Saring hasil

95 dari 839 kartu

Hapus filter

Perawi

Tampilkan semua perawi (52)
"Orang-orang yang penyayang akan disayangi pula oleh Ar-Rahmān (Allah). Sebab itu, sayangilah penduduk bumi, niscaya Tuhan yang di atas langit pun akan menyayangi kalian."
Sahih HR. Abu Daud, Tirmizi, dan Ahmad
"Nabi ﷺ tidak mengetahui batas surah kecuali setelah turun kepadanya "bismillāhirraḥmānirraḥīm"."
Sahih HR. Abu Daud
"Dahulu kami tidak menganggap cairan keruh dan kekuning-kuningan (yang keluar) ‎setelah masa suci sebagai haid."
Sahih HR. Abu Daud dengan redaksi ini, sementara Bukhari meriwayatkannya tanpa tambahan "setelah suci".
'Siapa saja yang bersumpah atas nama selain Allah, maka ia telah berbuat kekafiran atau kemusyrikan'."
Sahih HR. Abu Daud, Tirmizi, dan Ahmad
"Apabila salah seorang kalian bertemu dengan saudaranya, hendaknya dia mengucapkan salam kepadanya. Jika kemudian keduanya dipisahkan oleh pohon, tembok, atau batu kemudian bertemu lagi, hendaknya dia mengucapkan salam lagi kepadanya."
Sahih HR. Abu Daud
"Tiada hari yang amal saleh padanya lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini", yaitu sepuluh hari pertama Zulhijah. Para sahabat bertanya, "Wahai Rasulullah, termasuk jihad fi sabilillah?" Beliau menjawab, "Termasuk jihad fi sabilillah, kecuali seorang laki-laki yang keluar dengan diri dan hartanya lalu tidak ada yang dibawa kembali sedikit pun."
Sahih HR. Bukhari dan Abu Daud, dan redaksi ini milik Abu Daud
Seorang laki-laki datang menemui Nabi ﷺ lalu mengucapkan salam, "As-salāmu 'alaikum." Beliau menjawab salamnya kemudian dia duduk. Lantas Nabi ﷺ bersabda, "Sepuluh." Kemudian datang laki-laki yang lain dan mengucapkan salam, "As-salāmu 'alaikum wa raḥmatullāh." Beliau menjawab salamnya kemudian dia duduk. Lantas Nabi ﷺ bersabda, "Dua puluh." Kemudian datang lagi laki-laki lainnya seraya mengucapkan salam, "As-salāmu 'alaikum wa raḥmatullāhi wa barakātuh." Beliau menjawab salamnya kemudian dia duduk, lantas beliau bersabda, "Tiga puluh."
Hasan HR. Abu Daud, Tirmizi, Ahmad, dan Darimi
"Tidaklah seseorang berbuat sebuah dosa, kemudian ia bangun lalu berwudu, kemudian ia mengerjakan salat lalu memohon ampun kepada Allah kecuali pasti Allah akan mengampuni dosanya." Kemudian beliau membaca ayat, "Orang-orang yang apabila mengerjakan suatu perbuatan keji atau menzalimi dirinya, segera mengingat Allah lalu memohon ampunan atas dosa-dosanya ..." [QS. Āli 'Imrān: 135]
Sahih HR. Abu Daud, Tirmizi, Nasai dalam Al-Kubrā, Ibnu Majah, dan Ahmad