عربي - Arabic English Qafár af - Afar Afrikaans - Afrikanns Akan Shqip - Albanian አማርኛ - Amharic Հայերեն - Armenian অসমীয়া - Assamese Azərbaycanca - Azerbaijani Bamanankan - Bambara Bassa Bemba বাংলা - Bengali Bosanski - Bosnian Български - Bulgarian မြန်မာဘာသာ - Burmese Bisaya - Cebuano Cham Нохчий - Chechen chiCheŵa - Chewa 中文 - Chinese Адыгэбзэ - Circassian Hrvatski - Croatian Česky - Czech Dagbani Dansk - Danish فارسی دری - Dari Dendi ދިވެހި ބަސް - Dhivehi Nederlands - Dutch إستوني - Estonian Suomi - Finnish Français - French Fulfulde - Fula ქართული - Georgian Deutsch - German Ελληνικά - Greek ગુજરાતી - Gujrati Kreyòl ayisyen - Haitian Creole Hausa हिन्दी - Hindi Magyar - Hungarian Igbo Indonesia - Indonesian Italiano - Italian 日本語 - Japanese Jóola - Jola ಕನ್ನಡ - Kannada Қазақша - Kazakh ភាសាខ្មែរ - Khmer Kikuyu Ikinyarwanda - Kinyarwanda Ikirundi - Kirundi 한국어 - Korean كوردی سۆرانی - kurdish كوردي kurmancî - Kurmanji Kyrgyz ລາວ - Lao latviešu - Latvian Lingala lietuvių - Lithuanian Luganda Македонски - Macedonian Maguindanaon Malagasy - Malagasy Bahasa Melayu - Malay മലയാളം - Malayalam Mandinka मराठी - Marathi Mõõré - Moore नेपाली - Nepali أنكو - NKo Norwegian ଓଡ଼ିଆ - Odia oromoo - Oromo پښتو - Pashto فارسی - Persian Polski - Polish Portuguese ਪੰਜਾਬੀ - Punjabi Română - Romanian Русский - Russian Српски - Serbian Shona සිංහල - Sinhala Slovenščina - Slovenian Soomaaliga - Somali Soninke Sesotho - Sotho Español - Spanish Kiswahili - Swahili Svenska - Swedish Tagalog Тоҷикӣ - Tajik தமிழ் - Tamil తెలుగు - Telugu ไทย - Thai ትግረኛ - Tigrinya Türkçe - Turkish Ukrainian اردو - Urdu ئۇيغۇرچە - Uyghur Ўзбек - Uzbek Việt Nam - Vietnamese Wolof Yao Yorùbá - Yoruba Zarma زولو - Zulu
70 Hadiths
Encyclopedia of Prophetic Hadiths
Kategori
Darjat hadis
Diriwayatkan dalam
Perawi
«Ketika Allah menciptakan syurga dan neraka, Dia mengutuskan Jibril ‘alaihis salam ke syurga, lalu Dia berfirman: 'Lihatlah kepadanya dan kepada apa yang telah Aku sediakan untuk ahlinya di dalamnya.' Maka Jibril pun melihatnya lalu kembali dan berkata: 'Demi kemuliaan-Mu, tidak ada seorang pun yang mendengarnya melainkan pasti akan memasukinya.' Maka Allah memerintahkan agar syurga diliputi dengan perkara-perkara yang dibenci, lalu Dia berfirman: 'Pergilah kepadanya, lihatlah kepadanya dan kepada apa yang telah Aku sediakan untuk ahlinya di dalamnya.' Maka Jibril melihat kepadanya, dan ternyata ia telah diliputi dengan perkara-perkara yang dibenci. Lalu dia berkata: 'Demi kemuliaan-Mu, sesungguhnya aku bimbang tiada seorang pun yang akan dapat memasukinya.' Dia berfirman: 'Pergilah, lihatlah neraka dan apa yang telah Aku sediakan untuk ahlinya di dalamnya.' Maka Jibril melihat kepadanya, dan ternyata api neraka bergelora sebahagiannya menimpa sebahagian yang lain. Lalu dia kembali dan berkata: 'Demi kemuliaan-Mu, tiada seorang pun yang akan memasukinya.' Maka Allah memerintahkan agar neraka diliputi dengan syahwat, lalu Dia berfirman: 'Kembalilah dan lihatlah kepadanya.' Maka Jibril melihat kepadanya, dan ternyata ia telah diliputi dengan syahwat. Lalu dia kembali dan berkata: 'Demi kemuliaan-Mu, sesungguhnya aku bimbang tiada seorang pun yang akan selamat daripadanya, melainkan dia pasti akan memasukinya».
Hasan Riwayat Abu Dawud, al-Tirmizi dan al-Nasa'i
"Sebaik-baik zikir adalah 'La Ilaha Illallah', dan sebaik-baik doa adalah 'Alhamdulillah'."
Hasan Riwayat al-Tirmizi, al-Nasa'i dalam al-Sunan al-Kubra, dan Ibn Majah
“Allah membuat satu perumpamaan iaitu sebuah jalan yang lurus. Di kedua-dua belah sisi jalan itu terdapat dua dinding, yang padanya terdapat pintu-pintu yang terbuka, dan pada pintu-pintu itu ada tirai-tirai yang dilabuhkan. Di pintu jalan itu ada seorang penyeru yang berkata: ‘Wahai sekalian manusia, masuklah kamu semua ke jalan ini, dan janganlah kamu menyimpang.’ Dan ada seorang penyeru yang menyeru dari atas jalan itu. Apabila seseorang ingin membuka salah satu daripada pintu-pintu itu, penyeru itu akan berkata: ‘Celaka kamu! Jangan membukanya, kerana sesungguhnya jika kamu membukanya, nescaya kamu akan memasukinya.’
Jalan itu ialah Islam, kedua-dua dinding itu ialah batasan-batasan Allah, pintu-pintu yang terbuka ialah perkara-perkara yang diharamkan Allah, penyeru yang berada di permulaan jalan itu ialah Kitab Allah, dan penyeru dari atas jalan itu ialah penasihat daripada Allah di dalam hati setiap Muslim.”
Sahih Riwayat al-Tirmizi dan Imam Ahmad