Skip to content
839 Hadis

Ensiklopedia Hadis Nabi

Saring hasil

85 dari 839 kartu

Hapus filter
"Tinggalkanlah apa yang meragukanmu kepada yang tidak meragukan. Sungguh, kejujuran itu mendatangkan ketenangan dan kebohongan itu mendatangkan keraguan."
Sahih HR. Tirmizi, Nasai dan Ahmad
Aku pernah bertanya, "Wahai Rasulullah! Apakah keselamatan itu?" Beliau bersabda, "Jagalah lisanmu, cukupkanlah diri dengan rumahmu, dan tangisilah kesalahanmu!"
Sahih HR. Tirmizi dan Ahmad
"Tidaklah seseorang berbuat sebuah dosa, kemudian ia bangun lalu berwudu, kemudian ia mengerjakan salat lalu memohon ampun kepada Allah kecuali pasti Allah akan mengampuni dosanya." Kemudian beliau membaca ayat, "Orang-orang yang apabila mengerjakan suatu perbuatan keji atau menzalimi dirinya, segera mengingat Allah lalu memohon ampunan atas dosa-dosanya ..." [QS. Āli 'Imrān: 135]
Sahih HR. Abu Daud, Tirmizi, Nasai dalam Al-Kubrā, Ibnu Majah, dan Ahmad
"Tidak sah suatu pernikahan kecuali dengan wali."
Sahih HR. Abu Daud, Tirmizi, Ibnu Majah, dan Ahmad
"Siapa yang mempelajari sebagian dari ilmu nujum (perbintangan), sungguh dia telah mempelajari sebagian sihir. Semakin banyak dia mempelajari ilmu nujum, semakin banyak pula dia mempelajari sihir."
Sahih HR. Abu Daud, Ibnu Majah, dan Ahmad
Rasulullah ﷺ tidak pernah meninggalkan doa-doa ini saat memasuki waktu sore dan pagi: "Ya Allah! Aku memohon kepada-Mu keselamatan di dunia dan akhirat. Ya Allah! Aku memohon kepada-Mu ampunan dan keselamatan dalam agamaku, duniaku, keluargaku, dan hartaku. Ya Allah! Tutuplah auratku, berilah rasa aman terhadap ketakutanku. Ya Allah! Jagalah aku dari depanku, dari belakangku, dari kananku, dari kiriku, dan dari atasku. Aku juga berlindung dengan keagungan-Mu dari dibinasakan secara tiba-tiba dari bawahku."
Sahih HR. Abu Daud, Nasai, Ibnu Majah, dan Ahmad
Rasulullah ﷺ bersabda di pagi melontar jamrah aqabah, sedang beliau di atas untanya, "Pungutkan kerikil untukku." Lantas aku memungutkan tujuh kerikil untuk beliau. Kerikil itu seukuran kerikil katapel, lalu beliau mengusapnya di telapak tangannya seraya bersabda, "Seukuran kerikil-kerikil ini, lontarlah." Kemudian beliau bersabda, "Wahai manusia! Hindarilah sikap berlebihan dalam agama. Sesungguhnya yang membinasakan orang-orang sebelum kalian adalah sikap berlebihan dalam agama."
Sahih HR. Ibnu Majah, Nasai dan Ahmad
"Tidaklah manusia memenuhi wadah yang lebih buruk dari perutnya. Cukuplah bagi anak Adam itu beberapa suap yang dapat menegakkan tulang punggungnya. Jika memang harus melebihi itu, maka sepertiga untuk makanannya, sepertiga untuk minumannya, dan sepertiga untuk nafasnya."
Sahih HR. Ahmad, Tirmizi, Nasai dan Ibnu Majah