Skip to content
839 Hadis

Ensiklopedia Hadis Nabi

Saring hasil

7 dari 839 kartu

Hapus filter

Derajat hadis

"Luruskanlah saf kalian, karena meluruskan saf termasuk kesempurnaan salat."
Sahih Muttafaq 'alaih
Ketika kami sedang berada di masjid bersama Rasulullah ﷺ, tiba-tiba seorang badui datang lalu kencing di dalam masjid. Para sahabat Rasulullah ﷺ berkata, "Hentikan. Hentikan." Rasulullah ﷺ bersabda, "Jangan kalian menghentikannya. Biarkan dia." Mereka pun membiarkannya hingga ia selesai kencing. Kemudian Rasulullah ﷺ memanggilnya dan berkata, "Sungguh, masjid itu tidak boleh dijadikan tempat kencing seperti ini maupun kotoran. Masjid itu tidak lain adalah untuk berzikir kepada Allah ﷻ, salat, dan membaca Al-Qur`an." Atau sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulullah ﷺ. Lantas beliau meminta satu orang sahabat, kemudian ia datang membawa satu ember air dan menuanginya.
Sahih Muttafaq 'alaih
Bahwa Uṡmān bin Affān hendak membangun ulang Masjid Nabawi, tetapi orang-orang tidak menyukai hal itu. Mereka lebih senang membiarkannya seperti keadaannya itu. Maka dia berkata, "Aku mendengar Rasulullah ﷺ bersabda, 'Siapa yang membangun sebuah masjid karena Allah, niscaya Allah membangunkan untuknya di surga yang semisalnya'."
Sahih Muttafaq 'alaih
"Apabila salah seorang kalian masuk masjid, hendaklah ia salat dua rakaat sebelum duduk."
Sahih Muttafaq 'alaih
Ummu Salamah menyebutkan kepada Rasulullah ﷺ sebuah gereja yang dilihatnya di negeri Ḥabasyah yang dinamakan Mariyah. Ia menuturkan kepada beliau gambar-gambar yang disaksikannya di dalam gereja tersebut. Maka Rasulullah ﷺ bersabda, "Mereka itu kaum yang apabila seorang hamba yang saleh atau orang yang saleh di kalangan mereka meninggal, mereka membangun masjid di atas kuburnya dan membuat gambar itu di dalamnya. Mereka adalah sejelek-jelak makhluk di sisi Allah."
Sahih Muttafaq 'alaih
"Mengerjakan satu salat di masjidku ini lebih baik daripada seribu salat di masjid lainnya, kecuali Masjidilharam."
Sahih Muttafaq 'alaih
"Ada tujuh golongan yang akan mendapat naungan Allah pada hari tidak ada naungan selain naungan-Nya, yaitu pemimpin yang adil, pemuda yang tumbuh dalam ibadah kepada Allah, seseorang yang hatinya tertaut dengan masjid, dua orang yang saling mencintai karena Allah; mereka berkumpul dan berpisah di atasnya, seseorang yang diajak berzina oleh perempuan yang punya kedudukan lagi cantik lalu dia mengatakan: 'Aku takut kepada Allah', seseorang yang memberi sedekah lalu dia menyembunyikannya hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfakkan tangan kanannya, dan seseorang yang berzikir kepada Allah dalam kesendirian lalu mengucur air matanya."
Sahih Muttafaq 'alaih