Skip to content
839 Hadis

Ensiklopedia Hadis Nabi

Saring hasil

31 dari 839 kartu

Hapus filter

Derajat hadis

"Sungguh, apabila salah seorang kalian meninggal akan diperlihatkan tempatnya kepadanya di pagi dan sore hari. Jika ia termasuk penghuni surga, maka diperlihatkan tempatnya di antara penghuni surga. Sebaliknya, jika ia termasuk penghuni neraka, maka diperlihatkan tempatnya di antara penghuni neraka. Lalu dikatakan, 'Inilah tempatmu hingga Allah membangkitkanmu di hari Kiamat.'"
Sahih Muttafaq 'alaih
"Kematian didatangkan dalam rupa seekor domba jantan yang berbulu putih bercampur hitam. Lantas seorang penyeru memanggil, 'Wahai penduduk surga.' Mereka pun mendongak seraya melihat. Penyeru itu berkata, 'Apakah kalian mengetahui ini?' Mereka menjawab, 'Ya. Itu adalah kematian.' Mereka semua pernah melihatnya. Kemudian dia memanggil lagi, 'Wahai penduduk neraka.' Mereka pun mendongak seraya melihat. Dia berkata, 'Apakah kalian mengetahui ini?' Mereka menjawab, 'Ya. Itu adalah kematian.' Mereka semua pernah melihatnya. Lantas domba itu disembelih. Kemudian dia berkata, 'Wahai penduduk surga, kekekalan bagimu, tidak ada lagi kematian. Wahai penduduk neraka, kekekalan bagimu, tidak ada lagi kematian.'" Kemudian Nabi membaca, "Dan berilah mereka peringatan tentang hari penyesalan, (yaitu) ketika segala perkara telah diputus, sedang mereka dalam kelalaian." (QS. Maryam: 39). -Mereka itu dalam kelalaian, yaitu penduduk dunia- "dan mereka tidak beriman." (QS. Maryam: 39)".
Sahih Muttafaq 'alaih
"Maukah kalian aku kabari mengenai penghuni surga? Mereka adalah setiap orang lemah yang rendah hati, seandainya ia bersumpah kepada Allah niscaya Allah wujudkan untuknya. Maukah kalian aku kabari mengenai penghuni neraka? Mereka adalah setiap orang yang keras, rakus, gemar mengumpulkan harta, dan sombong."
Sahih Muttafaq 'alaih
"Kiamat tidak akan tegak hingga kalian memerangi orang-orang Yahudi, sampai batu yang di belakangnya ada seorang yahudi berkata, 'Wahai Muslim, ini ada orang yahudi di belakangku, bunuhlah dia.'"
Sahih Muttafaq 'alaih
Kami pernah bersama Nabi ﷺ, lalu beliau memandang bulan di malam purnama sembari bersabda, "Sesungguhnya kalian akan melihat Tuhan kalian sebagaimana kalian memandang bulan purnama ini; kalian tidak akan saling berdesakan dalam memandang-Nya. Jika kalian mampu untuk tidak ketinggalan salat sebelum terbit matahari dan sebelum terbenamnya, maka lakukanlah!" Kemudian beliau membaca (ayat): 'Bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu sebelum matahari terbit dan sebelum terbenam'."
Sahih Muttafaq 'alaih
"Tidaklah seorang pemilik emas maupun perak yang tidak menunaikan zakatnya kecuali nanti ketika datang hari Kiamat akan dibuatkan untuknya lempengan-lempengan dari api, lalu lempengan itu dipanaskan di neraka Jahanam dan digunakan untuk menyetrika lambung, dahi, dan punggungnya. Setiap kali lempengan itu dingin, ia dipanaskan lagi untuknya. Itu terjadi pada hari Kiamat yang lama harinya setara dengan 50 ribu tahun, hingga perkara seluruh hamba diputuskan lalu orang itu mengetahui kelanjutan nasibnya; ke surga atau neraka."
Sahih Muttafaq 'alaih
"Maukah kalian aku beritahukan ciri-ciri Dajal yang tidak pernah diberitahukan oleh seorang nabi terdahulu kepada umatnya? Sesungguhnya matanya buta sebelah dan ia datang dengan membawa replika surga dan neraka. Apa yang ia sebut sebagai surga pada hakikatnya adalah neraka. Sungguh, aku memperingatkan kalian tentangnya sebagaimana yang telah diperingatkan oleh Nabi Nuh kepada kaumnya."
Sahih Muttafaq 'alaih
"Demi Tuhan yang jiwaku berada di tangan-Nya! Sudah sangat dekat waktunya Isa bin Maryam turun di tengah-tengah kalian sebagai hakim yang adil, lalu ia menghancurkan salib, membunuh babi, dan menggugurkan jizyah, serta harta akan melimpah ruah hingga tidak ada seorang pun mau menerimanya."
Sahih Muttafaq 'alaih