Skip to content
839 Hadis

Ensiklopedia Hadis Nabi

Saring hasil

4 dari 839 kartu

Hapus filter
Aku mendengar Rasulullah ﷺ bersabda, "Allah -Tabāraka wa Ta'ālā- berfirman, 'Wahai anak Adam! Selama engkau berdoa dan berharap kepada-Ku, Aku ampuni semua dosamu yang telah kamu lakukan, sedang Aku tidak peduli. Wahai anak Adam! Jika dosamu setinggi langit kemudian engkau meminta ampunan kepada-Ku, niscaya Aku ampuni, sedang Aku tidak peduli. Wahai anak Adam! Jika engkau datang kepadaku dengan membawa kesalahan sepenuh bumi, kemudian engkau bertemu dengan-Ku dalam keadaan tidak menyekutukan-Ku sedikit pun, niscaya Aku datang kepadamu dengan ampunan sepenuh bumi pula.'"
Hasan HR. Tirmizi
Ketika Rasulullah ﷺ keluar menuju Hunain lalu beliau melewati sebuah pohon milik orang-orang musyrik yang disebut żātu anwāṭ; tempat mereka menggantung senjatanya. Para sahabat (yang baru masuk Islam) berkata, "Wahai Rasulullah, buatkan untuk kami żātu anwāṭ sebagaimana mereka memiliki żātu anwāṭ." Nabi ﷺ bersabda, "Subḥānallāh! Ini seperti yang dikatakan oleh kaum Musa, 'Buatlah untuk kami sebuah tuhan (berhala) sebagaimana mereka mempunyai beberapa tuhan (berhala).' [QS. Al-A'rāf: 138] Demi Tuhan yang jiwaku ada di tangan-Nya, kalian pasti akan mengikuti tradisi orang-orang sebelum kalian."
Sahih HR. Tirmizi dan Ahmad
"Orang-orang yang penyayang akan disayangi pula oleh Ar-Rahmān (Allah). Sebab itu, sayangilah penduduk bumi, niscaya Tuhan yang di atas langit pun akan menyayangi kalian."
Sahih HR. Abu Daud, Tirmizi, dan Ahmad
"Wahai Ananda, aku akan ajarkan kepadamu beberapa pelajaran. Jagalah (perintah-perintah) Allah, niscaya Allah akan menjagamu. Jagalah Allah, niscaya engkau akan mendapatkan-Nya di hadapan-Mu. Jika engkau menginginkan sesuatu, mintalah kepada Allah. Jika engkau butuh pertolongan, mohonlah pertolongan kepada Allah. Camkanlah, andai seluruh manusia berkumpul untuk memberikan satu manfaat kepadamu, maka mereka tidak akan mampu mewujudkannya kecuali pada manfaat yang telah Allah takdirkan buatmu. Andai mereka berkumpul untuk mencelakaimu, maka mereka tidak akan mampu mewujudkannya kecuali sebatas apa yang telah Allah takdirkan atasmu. Pena takdir telah diangkat dan kertasnya telah kering (dari tinta).”
Sahih HR. Tirmizi dan lainnya