Skip to content
839 Hadis

Ensiklopedia Hadis Nabi

Saring hasil

4 dari 839 kartu

Hapus filter

Derajat hadis

Dia pernah datang menemui Nabi ﷺ seraya berkata, "Wahai Rasulullah! Setan telah menghalangiku dari salatku dan bacaanku; ia merancukannya padaku." Maka Rasulullah ﷺ bersabda, "Itu adalah setan yang disebut Khinzab. Apabila engkau merasakannya, maka berlindunglah kepada Allah dan meludahlah ke sebelah kirimu tiga kali." Lantas aku melakukannya, maka Allah menghilangkannya dariku.
Sahih HR. Muslim
Fatimah -raḍiyallāhu 'anhā- datang menemui Nabi ﷺ untuk mengeluhkan bekas batu penggilingan di tangannya karena ia mendapat berita ada budak yang sampai kepada beliau. Akan tetapi, ia tidak menemukan beliau sehingga ia menyebutkan hal itu kepada Aisyah. Ali melanjutkan: Beliau kemudian datang menemui kami sementara kami telah bersiap-siap di tempat tidur, sehingga kami segera bangun, tetapi beliau bersabda, "Tetaplah kalian di tempat kalian." Lantas beliau masuk lalu duduk antara aku dengan Fatimah sampai aku merasakan dinginnya telapak kaki beliau di perutku. Beliau bersabda, "Maukah kalian berdua kutunjuki sesuatu yang lebih baik daripada apa yang kalian minta? Apabila kalian hendak tidur -atau apabila kalian berdua telah berbaring-, maka bertasbihlah 33 kali, bertahmidlah 33 kali, dan bertakbirlah 34 kali. Hal itu lebih baik bagi kalian dari seorang pelayan (budak)."
Sahih Muttafaq 'alaih
Aku pernah duduk bersama Nabi ﷺ sementara ada dua orang laki-laki sedang saling caci, wajah salah satunya memerah dan urat-urat lehernya menegang. Lantas Nabi ﷺ bersabda, "Sungguh aku tahu satu kalimat, kalau ia mengucapkannya niscaya kemarahan yang dirasakannya akan hilang. Kalau saja ia mengucapkan: A'ūżu billāhi minasy-syaiṭān (Aku berlindung kepada Allah dari setan), niscaya kemarahan yang dirasakannya akan hilang." Lantas para sahabat berkata kepada orang yang marah tersebut, "Nabi ﷺ bersabda: Berlindunglah kepada Allah dari setan." Dia menjawab, "Apakah aku sedang mengalami gila?"
Sahih Muttafaq 'alaih
"Siapa yang singgah di suatu tempat lalu berdoa: 'A'ūżu bikalimātillāhit-tāmmāti min syarri mā khalaq (Aku berlindung pada kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan semua mahluk yang Dia ciptakan)', tidak ada sesuatu pun yang akan membahayakannya sampai dia beranjak dari tempatnya itu."
Sahih HR. Muslim