Skip to content
839 Hadis

Ensiklopedia Hadis Nabi

Saring hasil

110 dari 839 kartu

Hapus filter

Perawi

Tampilkan semua perawi (48)
"Sejak tiba di Madinah, keluarga Muhammad ﷺ tidak pernah kenyang dengan makanan gandum selama tiga malam berturut-turut hingga beliau diwafatkan."
Sahih Muttafaq 'alaih
"Semua umatku dimaafkan kecuali yang berbuat dosa terang-terangan. Sungguh, termasuk berbuat dosa terang-terangan ialah seseorang berbuat dosa di malam hari, sementara Allah telah menutupinya, namun keesokan harinya ia malah bercerita, 'Wahai fulan, tadi malam aku melakukan ini dan itu.' Padahal, Tuhannya telah menutupinya di malam harinya, tetapi pada pagi harinya ia justru membuka apa yang telah Allah tutup."
Sahih Muttafaq 'alaih
"Sesungguhnya Allah membentangkan tangan-Nya pada waktu malam agar orang yang berbuat dosa di waktu siang bisa bertobat; Dia juga membentangkan tangan-Nya di waktu siang agar orang yang berbuat dosa di waktu malam bertobat, hingga matahari terbit dari arah terbenamnya."
Sahih HR. Muslim
Ketika turun ayat, "Kemudian kalian benar-benar akan ditanya pada hari itu tentang kenikmatan (di dunia itu)" [QS. At-Takāṡur: 8], Zubair berkata, "Wahai Rasulullah! Nikmat mana yang akan ditanyakan pada kita, padahal yang ada hanya kurma dan air?" Beliau bersabda, "Ketahuilah, itu akan terjadi."
Hasan HR. Tirmizi dan Ibnu Majah
"Allah ﷻ berfirman, 'Aku telah menyediakan untuk hamba-hamba-Ku yang saleh apa yang tidak pernah dilihat mata, tidak pernah didengar telinga, dan tidak tebersit dalam hati seorang manusia.'" Abu Hurairah berkata, "Bacalah (firman Allah) jika kalian mau, 'Maka tidak seorang pun mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka yaitu (bermacam-macam nikmat) yang menyenangkan hati.'" (QS. As-Sajdah: 17)
Sahih Muttafaq 'alaih
Kami pernah sedang bersama Rasulullah ﷺ, tiba-tiba beliau mendengar sebuah gemuruh. Nabi ﷺ lalu bertanya, "Apakah kalian tahu suara apa ini?" Kami menjawab, "Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui." Beliau bersabda, "Ini adalah batu yang dilemparkan ke dalam neraka sejak tujuh puluh tahun, ia jatuh ke dalam neraka sekarang hingga berakhir di dasarnya.”
Sahih HR. Muslim
"Zuhudlah terhadap dunia, niscaya Allah akan mencintaimu dan zuhudlah dengan apa yang dimiliki manusia, maka manusia akan mencintaimu."
An-Nawawi berkata, "Hadis ḥasan." HR. Ibnu Majah dan lainnya dengan sanad-sanad yang hasan.
"Lihatlah orang yang berada di bawah kalian (dalam urusan dunia), dan janganlah melihat orang yang ada di atas kalian. Hal itu lebih pantas agar kalian tidak meremehkan nikmat Allah yang dianugerahkan kepada kalian."
Sahih Muttafaq 'alaih