Skip to content
839 Hadis

Ensiklopedia Hadis Nabi

Saring hasil

63 dari 839 kartu

Hapus filter
"Perbanyaklah mengingat penghancur kenikmatan." Ia adalah kematian.
Hasan HR. Tirmizi, Nasai, dan Ibnu Majah
Beliau biasa ketika memasuki waktu pagi membaca, "Allāhumma bika aṣbaḥnā, wa bika amsainā, wa bika naḥyā, wa bika namūtu, wa ilaikan-nusyūr." (Ya Allah! Dengan pertolongan dan rahmat-Mu kami memasuki pagi hari, dengan pertolongan dan rahmat-Mu kami memasuki sore hari, dengan pertolongan dan rahmat-Mu kami hidup, dengan pertolongan dan rahmat-Mu kami mati, dan hanya kepada-Mu kebangkitan semua makhluk). Sementara ketika memasuki waktu sore beliau membaca, "... bika amsainā, wa bika aṣbaḥnā, wa bika naḥyā, wa bika namūtu, wa ilaikan-nusyūr (dengan pertolongan dan rahmat-Mu kami memasuki sore hari, dengan pertolongan dan rahmat-Mu kami memasuki pagi hari, dengan pertolongan dan rahmat-Mu kami hidup, dengan pertolongan dan rahmat-Mu kami mati, dan hanya kepada-Mu kebangkitan semua makhluk)." Perawi menambahkan: Di waktu yang lain, beliau membaca, "Wa ilaikal-maṣīr (dan hanya kepada-Mu semua makhluk kembali)."
Hasan HR. Abu Daud, Tirmizi, Nasai dalam Al-Kubrā, dan Ibnu Majah
"Sesungguhnya Allah mengampuni kesalahan dari umatku akibat keliru, lupa, serta karena dipaksa."
An-Nawawi berkata, "Hadis ḥasan." HR. Ibnu Majah, Baihaqi dan lainnya
"Ketahuilah bahwa dunia itu terlaknat, terlaknat pula apa yang ada di dalamnya, kecuali zikir kepada Allah Ta'ala dan apa yang mengikutinya, serta orang yang alim dan yang menuntut ilmu."
Hasan HR. Tirmizi dan Ibnu Majah
"Saling memberi hadiahlah, niscaya kalian akan saling mencintai."
Hasan HR. Bukhari dalam Al-Adab Al-Mufrad, Abu Ya'la, dan Baihaqi
"Siapa di antara kalian ketika pagi merasakan sehat jasmaninya, menemukan rasa aman pada dirinya, dan memiliki makanan pokok hari itu, maka seakan-akan seluruh dunia ini telah diberikan kepadanya."
Hasan HR. Tirmizi dan Ibnu Majah
"Tidak boleh membahayakan diri sendiri dan tidak boleh pula membahayakan orang lain."
Hasan HR. Ibnu Majah, Daraqutni dan yang lainnya secara musnad.
"Bukan termasuk golongan kami orang yang meramal buruk atau minta diramalkan, melakukan perdukunan atau minta bantuan perdukunan, menyihir atau minta bantuan sihir, dan orang yang membuat buhul. Siapa yang mendatangi dukun lalu membenarkan ucapannya, dia telah kufur terhadap apa yang diturunkan kepada Muhammad ﷺ."
Hasan HR. Bazzar