Skip to content
839 Hadis

Ensiklopedia Hadis Nabi

Saring hasil

33 dari 839 kartu

Hapus filter
"Bertakwalah kepada Allah di mana saja engkau berada. Kerjakan amal kebajikan setelah (tergelincir) dalam dosa, niscaya ia akan menghapusnya. Perlakukanlah manusia dengan akhlak yang baik."
Tirmizi berkata, "Hadis hasan." HR. Tirmizi
"Sesungguhnya kuburan itu tempat singgah pertama di antara persinggahan akhirat. Jika (seseorang) selamat dari (siksa) kubur, maka yang setelahnya lebih mudah. Tetapi jika ia tidak selamat darinya, maka yang setelahnya lebih sulit."
Hasan HR. Tirmizi dan Ibnu Majah
Allāhumma-kfinī biḥalālika 'an ḥarāmika, wa a'innī bifaḍlika 'amman siwāka (Ya Allah! Cukupkanlah aku dengan rezeki-Mu yang halal hingga aku terhindar dari yang Engkau haramkan. Ya Allah! Berilah aku kecukupan dengan karunia-Mu hingga aku tidak meminta kepada selain Engkau)."
Hasan HR. Tirmizi
Ketika turun ayat, "Kemudian kalian benar-benar akan ditanya pada hari itu tentang kenikmatan (di dunia itu)" [QS. At-Takāṡur: 8], Zubair berkata, "Wahai Rasulullah! Nikmat mana yang akan ditanyakan pada kita, padahal yang ada hanya kurma dan air?" Beliau bersabda, "Ketahuilah, itu akan terjadi."
Hasan HR. Tirmizi dan Ibnu Majah
"Siapa yang menimpakan keburukan pada orang lain, niscaya Allah akan menimpakan keburukan pada dirinya. Siapa yang menimpakan kesusahan terhadap orang lain, niscaya Allah akan menimpakan kesusahan terhadap dirinya."
Hasan HR. Abu Daud, Tirmizi, Ibnu Majah, dan Ahmad
“Tidak ada sesuatu yang lebih mulia bagi Allah daripada doa.”
Hasan HR. Tirmizi, Ibnu Majah, dan Ahmad
“Siapa yang membaca satu huruf dari Kitabullah (Al-Qur`an) maka baginya satu pahala kebaikan, dan satu pahala kebaikan akan dilipatgandakan menjadi sepuluh kali lipat. Aku tidak mengatakan bahwa 'alif lām mīm' itu satu huruf, akan tetapi, alif satu huruf, lām satu huruf, dan mīm satu huruf.”
Hasan HR. Tirmizi
"Cobaan akan senantiasa menimpa orang beriman laki-laki dan perempuan pada diri, anak, dan hartanya hingga dia berjumpa dengan Allah Ta'ala (meninggal) dalam keadaan tidak memiliki dosa."
Hasan HR. Tirmizi dan Ahmad