Skip to content
839 Hadis

Ensiklopedia Hadis Nabi

Saring hasil

16 dari 839 kartu

Hapus filter
"Pemisah antara kita dan mereka (kaum kafir) adalah salat. Siapa saja yang meninggalkannya berarti dia telah kafir."
Sahih HR. Tirmizi, Nasai, Ibnu Majah dan Ahmad
"Ṭiyarah (perasaan sial) itu syirik, ṭiyarah itu syirik, ṭiyarah itu syirik." Beliau mengucapkannya tiga kali. Tidak ada seorang pun di antara kita melainkan pernah ditimpa ṭiyarah. Hanya saja, Allah ﷻ melenyapkannya dengan tawakal.
Sahih HR. Abu Daud, Tirmizi, Ibnu Majah, dan Ahmad
'Siapa saja yang bersumpah atas nama selain Allah, maka ia telah berbuat kekafiran atau kemusyrikan'."
Sahih HR. Abu Daud, Tirmizi, dan Ahmad
"Siapa yang mempelajari sebagian dari ilmu nujum (perbintangan), sungguh dia telah mempelajari sebagian sihir. Semakin banyak dia mempelajari ilmu nujum, semakin banyak pula dia mempelajari sihir."
Sahih HR. Abu Daud, Ibnu Majah, dan Ahmad
Rasulullah ﷺ mengimami kami dalam salat Subuh di Hudaibiah setelah turun hujan di malam harinya. Setelah salam beliau menghadap kepada jemaah seraya bertanya, "Tahukah kalian apa yang difirmankan oleh Tuhan kalian?" Mereka menjawab, "Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui." Beliau bersabda, "Dia berfirman, 'Sebagian hamba-Ku memasuki waktu pagi dalam keadaan beriman kepada-Ku dan ada yang kafir. Adapun yang mengatakan, 'Kami diberikan hujan dengan karunia dan rahmat Allah', maka orang tersebut beriman kepada-Ku dan kafir kepada bintang. Adapun yang mengatakan, 'Kami diberikan hujan oleh bintang ini dan itu' maka orang tersebut kafir kepada-Ku dan beriman kepada bintang'."
Sahih Muttafaq 'alaih
"Siapa pun yang menemui Allah (wafat) dalam keadaan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun, ia pasti masuk surga. Siapa saja yang menemui-Nya (wafat) dalam keadaan berbuat kesyirikan, ia pasti masuk neraka."
Sahih HR. Muslim
Aku pernah bertanya, "Wahai Rasulullah! Ibnu Jud'ān biasa menyambung silaturahmi dan memberi makan orang miskin di masa jahiliah, apakah semua itu akan berguna baginya?" Beliau menjawab, "Itu semuanya tidak akan berguna baginya, karena dia belum pernah suatu hari mengucapkan rabbigfir lī khaṭī`atī yaumad-dīn (Tuhanku, berilah aku ampunan pada kesalahanku di hari kiamat)."
Sahih HR. Muslim
"Salat yang paling berat bagi orang-orang munafik adalah salat Isya dan salat Subuh. Andaikata mereka mengetahui keutamaan yang terkandung dalam keduanya, pasti mereka menghadirinya meskipun dengan cara merangkak. Sungguh aku sangat ingin menyuruh seseorang mengumandangkan ikamah, kemudian aku menyuruh seseorang untuk mengimami salat orang-orang, kemudian aku berangkat bersama dengan beberapa orang yang membawa kayu bakar menuju orang-orang yang tidak menghadiri salat, lalu membakar rumah-rumah mereka dengan api."
Sahih Muttafaq 'alaih