Skip to content
839 Hadis

Ensiklopedia Hadis Nabi

Saring hasil

39 dari 839 kartu

Hapus filter
Rasulullah ﷺ bercerita kepada kami dan beliau adalah sosok pribadi yang jujur dan terpercaya, "Sungguh proses penciptaan seseorang di antara kalian ialah dengan dihimpun di dalam rahim ibunya selama 40 hari 40 malam, kemudian menjadi segumpal darah selama itu, kemudian menjadi segumpal daging selama itu. Lalu dikirim kepadanya malaikat dan diperintahkan dengan empat kalimat: ditulis rezekinya, ajalnya, amalnya, dan sengsara atau bahagia, kemudian ditiupkan padanya roh. Sungguh seseorang di antara kalian benar-benar akan melakukan amalan penghuni surga, hingga ketika antara surga dan dirinya tidak tersisa kecuali seukuran satu hasta, ternyata catatan takdir telah mendahuluinya, maka dia beramal dengan amalan penghuni neraka sehingga dia masuk ke neraka. Dan sungguh seseorang di antara kalian benar-benar akan melakukan amalan penghuni neraka, hingga ketika antara neraka dan dia tidak tersisa kecuali satu hasta, tetapi catatan takdir telah mendahuluinya, maka dia beramal dengan amalan penghuni surga sehingga dia masuk surga."
Sahih Muttafaq 'alaih
Seorang laki-laki dari penduduk Nejd dengan rambut acak-acakan datang kepada Rasulullah ﷺ. Kami mendengar kerasnya suaranya, tetapi tidak memahami apa yang dikatakannya, sampai dia mendekat kepada Rasulullah ﷺ. Ternyata dia bertanya tentang Islam. Maka Rasulullah ﷺ menjawab, "Yaitu salat lima waktu sehari semalam." Ia bertanya, "Apakah ada salat lainnya yang wajib atasku?" Beliau menjawab, "Tidak ada, kecuali jika kamu mengerjakan salat sunah." Beliau meneruskan, "Juga puasa pada bulan Ramadan." Ia bertanya, "Apakah ada puasa lainnya yang wajib atasku?" Beliau menjawab, "Tidak ada, kecuali jika kamu berpuasa sunah." Kemudian Rasulullah ﷺ menyebutkan zakat. Ia bertanya, "Apakah ada sedekah lainnya yang wajib atasku?" Beliau menjawab, "Tidak ada, kecuali jika kamu bersedekah sunah." Lantas laki laki itu pergi sambil berkata, "Demi Allah! Saya tidak akan melakukan lebih dari ini dan juga tidak akan menguranginya." Maka Rasulullah ﷺ bersabda, "Dia beruntung jika jujur.”
Sahih Muttafaq 'alaih
'Siapa saja yang bersumpah atas nama selain Allah, maka ia telah berbuat kekafiran atau kemusyrikan'."
Sahih HR. Abu Daud, Tirmizi, dan Ahmad
Sejumlah orang dari kalangan musyrikin telah banyak membunuh dan banyak berzina. Mereka lalu datang menemui Nabi Muhammad ﷺ seraya bertanya, "Sungguh, yang engkau sampaikan dan dakwahkan itu benar-benar bagus, sekiranya engkau mengabarkan kafarat untuk apa yang telah kami perbuat?" Maka turunlah ayat: "Orang-orang yang tidak mempersekutukan Allah dengan sembahan lain dan tidak membunuh orang yang diharamkan Allah kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina..." [QS. Al-Furqān: 68] Juga turun ayat: "Katakanlah, 'Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah..." [QS. Az-Zumar: 53]
Sahih Muttafaq 'alaih
"Siapa yang mempelajari sebagian dari ilmu nujum (perbintangan), sungguh dia telah mempelajari sebagian sihir. Semakin banyak dia mempelajari ilmu nujum, semakin banyak pula dia mempelajari sihir."
Sahih HR. Abu Daud, Ibnu Majah, dan Ahmad
Rasulullah ﷺ mengimami kami dalam salat Subuh di Hudaibiah setelah turun hujan di malam harinya. Setelah salam beliau menghadap kepada jemaah seraya bertanya, "Tahukah kalian apa yang difirmankan oleh Tuhan kalian?" Mereka menjawab, "Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui." Beliau bersabda, "Dia berfirman, 'Sebagian hamba-Ku memasuki waktu pagi dalam keadaan beriman kepada-Ku dan ada yang kafir. Adapun yang mengatakan, 'Kami diberikan hujan dengan karunia dan rahmat Allah', maka orang tersebut beriman kepada-Ku dan kafir kepada bintang. Adapun yang mengatakan, 'Kami diberikan hujan oleh bintang ini dan itu' maka orang tersebut kafir kepada-Ku dan beriman kepada bintang'."
Sahih Muttafaq 'alaih
Ada seorang laki-laki berkata, "Wahai Rasulullah, apakah kami akan dihukum terkait apa yang telah kami kerjakan di masa jahiliah?" Beliau bersabda, "Siapa yang berbuat kebaikan di masa Islam tidak akan dihukum terkait apa yang telah dikerjakannya di masa jahiliah. Tetapi siapa yang berbuat keburukan di masa Islam, maka ia akan dihukum dengan masa pertama dan yang terakhir."
Sahih Muttafaq 'alaih
"Hal yang paling aku khawatirkan pada kalian adalah syirik kecil." Para sahabat bertanya, "Apa syirik kecil itu, wahai Rasulullah?" Beliau menjawab, "Yaitu ria. Allah ﷻ akan berfirman pada mereka di hari Kiamat ketika manusia diberikan balasan amal mereka, 'Carilah orang-orang yang kalian bersikap ria di hadapannya saat di dunia, lalu tunggulah, apakah kalian menemukan balasan dari mereka?'"
Hasan HR. Ahmad