Skip to content
839 Hadis

Ensiklopedia Hadis Nabi

Saring hasil

14 dari 839 kartu

Hapus filter

Derajat hadis

"Matahari akan didekatkan kepada makhluk pada hari Kiamat hingga hanya berjarak satu mīl di atas mereka." Sulaim bin 'Āmir berkata, "Demi Allah! Aku tidak tahu mīl yang dimaksudkan, apakah satuan jarak bumi atau mīl yang berupa alat untuk mencelak mata?" Beliau bersabda, "Manusia akan berkeringat sesuai amal mereka. Ada yang keringatnya sampai kedua mata kaki, ada yang sampai dua lutut, ada yang sampai pinggang, dan ada yang benar-benar tenggelam oleh keringatnya." Al-Miqdād berkata, "Rasulullah ﷺ menunjuk mulutnya."
Sahih HR. Muslim
"Sesungguhnya orang yang paling rendah tempatnya di surga adalah orang yang Allah berfirman kepadanya, 'Berangan-anganlah!' Lantas dia berangan-angan dan terus berangan-angan.' Allah berfirman kepadanya, 'Apakah engkau sudah berangan-angan?' Dia menjawab, 'Ya.' Maka Allah berfirman kepadanya, 'Sungguh, bagimu semua yang engkau angan-angankan dan tambahan yang semisal dengannya.'"
Sahih HR. Muslim
Kami pernah bersama Nabi ﷺ, lalu beliau memandang bulan di malam purnama sembari bersabda, "Sesungguhnya kalian akan melihat Tuhan kalian sebagaimana kalian memandang bulan purnama ini; kalian tidak akan saling berdesakan dalam memandang-Nya. Jika kalian mampu untuk tidak ketinggalan salat sebelum terbit matahari dan sebelum terbenamnya, maka lakukanlah!" Kemudian beliau membaca (ayat): 'Bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu sebelum matahari terbit dan sebelum terbenam'."
Sahih Muttafaq 'alaih
"Tidaklah seorang pemilik emas maupun perak yang tidak menunaikan zakatnya kecuali nanti ketika datang hari Kiamat akan dibuatkan untuknya lempengan-lempengan dari api, lalu lempengan itu dipanaskan di neraka Jahanam dan digunakan untuk menyetrika lambung, dahi, dan punggungnya. Setiap kali lempengan itu dingin, ia dipanaskan lagi untuknya. Itu terjadi pada hari Kiamat yang lama harinya setara dengan 50 ribu tahun, hingga perkara seluruh hamba diputuskan lalu orang itu mengetahui kelanjutan nasibnya; ke surga atau neraka."
Sahih Muttafaq 'alaih
"Manusia akan dikumpulkan pada hari Kiamat dalam keadaan tidak beralas kaki, tidak berpakaian, dan tidak dikhitan." Aku bertanya, "Wahai Rasulullah, laki-laki dan perempuan semuanya, sebagian akan melihat (aurat) yang lain?" Beliau ﷺ bersabda, "Wahai Aisyah, perkaranya lebih dahsyat daripada mereka akan saling lihat satu sama lain."
Sahih Muttafaq 'alaih
"Apakah kalian tahu siapa orang yang bangkrut itu?" Para sahabat menjawab, "Orang yang bangkrut di tengah kami adalah orang yang tidak punya dirham dan harta benda." Lalu beliau bersabda, "Sesungguhnya orang yang bangkrut dari umatku adalah orang yang datang pada hari Kiamat dengan pahala salat, puasa dan zakat. Namun, ia datang dalam keadaan telah mencela si anu, menuduh si anu, memakan harta si anu, menumpahkan darah si anu, dan memukul si anu. Maka orang yang ini diberi sebagian dari kebaikannya dan orang ini juga diberi sebagian dari kebaikannya. Hingga jika semua kebaikannya habis padahal semua dosanya belum habis, diambillah kesalahan-kesalahan orang yang dizaliminya, lalu ditimpakan kepadanya, kemudian ia pun dilemparkan ke dalam neraka."
Sahih HR. Muslim