عربي - Arabic English Qafár af - Afar Afrikaans - Afrikanns Akan Shqip - Albanian አማርኛ - Amharic Հայերեն - Armenian অসমীয়া - Assamese Azərbaycanca - Azerbaijani Bamanankan - Bambara Bassa Bemba বাংলা - Bengali Bosanski - Bosnian Български - Bulgarian မြန်မာဘာသာ - Burmese Bisaya - Cebuano Cham Нохчий - Chechen chiCheŵa - Chewa 中文 - Chinese Адыгэбзэ - Circassian Hrvatski - Croatian Česky - Czech Dagbani Dansk - Danish فارسی دری - Dari Dendi ދިވެހި ބަސް - Dhivehi Nederlands - Dutch إستوني - Estonian Suomi - Finnish Français - French Fulfulde - Fula ქართული - Georgian Deutsch - German Ελληνικά - Greek ગુજરાતી - Gujrati Kreyòl ayisyen - Haitian Creole Hausa हिन्दी - Hindi Magyar - Hungarian Igbo Indonesia - Indonesian Italiano - Italian 日本語 - Japanese Jóola - Jola ಕನ್ನಡ - Kannada Қазақша - Kazakh ភាសាខ្មែរ - Khmer Kikuyu Ikinyarwanda - Kinyarwanda Ikirundi - Kirundi 한국어 - Korean كوردی سۆرانی - kurdish كوردي kurmancî - Kurmanji Kyrgyz ລາວ - Lao latviešu - Latvian Lingala lietuvių - Lithuanian Luganda Македонски - Macedonian Maguindanaon Malagasy - Malagasy Bahasa Melayu - Malay മലയാളം - Malayalam Mandinka मराठी - Marathi Mõõré - Moore नेपाली - Nepali أنكو - NKo Norwegian ଓଡ଼ିଆ - Odia oromoo - Oromo پښتو - Pashto فارسی - Persian Polski - Polish Portuguese ਪੰਜਾਬੀ - Punjabi Română - Romanian Русский - Russian Српски - Serbian Shona සිංහල - Sinhala Slovenščina - Slovenian Soomaaliga - Somali Soninke Sesotho - Sotho Español - Spanish Kiswahili - Swahili Svenska - Swedish Tagalog Тоҷикӣ - Tajik தமிழ் - Tamil తెలుగు - Telugu ไทย - Thai ትግረኛ - Tigrinya Türkçe - Turkish Ukrainian اردو - Urdu ئۇيغۇرچە - Uyghur Ўзбек - Uzbek Việt Nam - Vietnamese Wolof Yao Yorùbá - Yoruba Zarma زولو - Zulu
839 Hadis
Ensiklopedia Hadis Nabi
Kategori
Derajat hadis
Diriwayatkan dalam
Perawi
Tampilkan semua perawi (20)
"Janganlah kalian berlebih-lebihan dalam memujiku sebagaimana orang-orang Nasrani berlebih-lebihan dalam memuji Isa bin Maryam. Sesungguhnya aku seorang hamba, maka katakanlah: Abdullah (hamba Allah) dan rasul-Nya."
Sahih HR. Bukhari
"Seorang laki-laki datang menemui Nabi ﷺ lalu bertanya, "Wahai Rasulullah, apakah dua perkara kepastian itu?" Beliau bersabda, "Siapa yang mati dalam keadaan tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apa pun, akan masuk surga. Siapa yang mati dalam keadaan menyekutukan Allah dengan sesuatu apa pun, ia akan masuk neraka."
Sahih HR. Muslim
"Binasalah orang-orang yang berlebih-lebihan." Beliau mengucapkannya tiga kali.
Sahih HR. Muslim
"Kami sedang duduk bersembilan, berdelapan, atau bertujuh bersama Rasulullah ﷺ. Beliau bersabda, 'Apakah kalian tidak mau membaiat Rasulullah?' Padahal kami baru saja berbaiat. Kami berkata, 'Bukankah kami sudah membaiatmu, wahai Rasulullah?' Beliau kembali bersabda, 'Tidakkah kalian membaiat Rasulullah?' Lantas kami mengulurkan tangan sambil berkata, 'Kami membaiatmu, wahai Rasulullah. Untuk hal apa kami berbaiat kepadamu?' Beliau bersabda, 'Kalian akan menyembah Allah dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun, menunaikan salat lima waktu, melakukan ketaatan -beliau membisikkan satu kalimat-, dan tidak meminta sesuatu pun kepada manusia!' Sungguh, aku melihat sebagian orang-orang itu, cambuk milik seorang mereka jatuh dan ia tidak mau meminta bantuan kepada orang lain untuk mengambilkan cambuknya."
Sahih HR. Muslim
"Malaikat tidak akan masuk ke rumah yang di dalamnya terdapat anjing maupun gambar."
Sahih Muttafaq 'alaih
Ketika Rasulullah ﷺ keluar menuju Hunain lalu beliau melewati sebuah pohon milik orang-orang musyrik yang disebut żātu anwāṭ; tempat mereka menggantung senjatanya. Para sahabat (yang baru masuk Islam) berkata, "Wahai Rasulullah, buatkan untuk kami żātu anwāṭ sebagaimana mereka memiliki żātu anwāṭ." Nabi ﷺ bersabda, "Subḥānallāh! Ini seperti yang dikatakan oleh kaum Musa, 'Buatlah untuk kami sebuah tuhan (berhala) sebagaimana mereka mempunyai beberapa tuhan (berhala).' [QS. Al-A'rāf: 138] Demi Tuhan yang jiwaku ada di tangan-Nya, kalian pasti akan mengikuti tradisi orang-orang sebelum kalian."
Sahih HR. Tirmizi dan Ahmad
"Janganlah kalian mengatakan, ‘Atas kehendak Allah dan kehendak polan’, tapi katakanlah, ‘Atas kehendak Allah kemudian kehendak polan.'"
Sahih berdasarkan semua jalurnya HR. Abu Daud, Nasai dalam Al-Kubrā, dan Ahmad
"Kunci gaib itu ada lima; 'Sesungguhnya hanya di sisi Allah ilmu tentang hari Kiamat, Dia yang menurunkan hujan, Dia yang mengetahui apa yang ada dalam rahim, tiada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan dikerjakannnya besok, dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sungguh, Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.'"
Sahih HR. Bukhari