Skip to content
839 Hadis

Ensiklopedia Hadis Nabi

Saring hasil

8 dari 839 kartu

Hapus filter

Derajat hadis

Suatu hari, Rasulullah ﷺ berdiri di tengah-tengah kami lalu memberi kami nasihat yang sangat menyentuh nan menyebabkan hati bergetar dan mata bercucuran. Lalu ada yang bertanya, "Wahai Rasulullah! Engkau menasihati kami seolah sebagai nasihat perpisahan, maka berilah kami pesan pegangan." Beliau bersabda, "Hendaklah kalian bertakwa kepada Allah, serta patuh dan taat kepada pemimpin walaupun ia seorang budak Habasyah. Kalian akan melihat sepeninggalku perselisihan yang banyak, maka peganglah Sunnahku dan Sunnah para khulafaurasyidin yang diberi petunjuk, serta gigitlan ia dengan gigi geraham. Tinggalkanlah perkara-perkara yang diada-adakan, karena setiap bidah adalah kesesatan."
Sahih HR. Abu Daud, Tirmizi, Ibnu Majah, dan Ahmad
Dahulu aku menulis segala sesuatu yang aku dengar dari Rasulullah ﷺ karena ingin menjaganya, tetapi orang-orang Quraisy melarangku. Mereka mengatakan, "Apakah engkau akan menulis segala sesuatu yang kau dengar dari Rasulullah ﷺ, sedangkan Rasulullah ﷺ seorang manusia yang berbicara ketika marah dan rida?" Sehingga aku berhenti menulis. Lalu aku menceritakan hal itu kepada Rasulullah ﷺ, maka beliau menunjuk dengan jari ke mulutnya seraya bersabda, "Tulislah! Demi Allah yang jiwaku ada di tangan-Nya, tidak keluar dari mulutku kecuali kebenaran."
Sahih HR. Abu Daud
"Ketahuilah, hampir tiba waktunya, hadisku sampai kepada seseorang sementara dia bersandar di sofanya, lalu dia berkata, 'Hakim antara kami dan kalian adalah Kitabullah. Apa yang kita temukan halal menurutnya, maka kita halalkan; dan apa yang kita temukan haram menurutnya, maka kita haramkan.' Padahal, apa yang diharamkan oleh Rasulullah ﷺ sama seperti yang diharamkan oleh Allah."
Sahih HR. Abu Daud, Tirmizi, dan Ibnu Majah
"Siapa yang menceritakan dariku sebuah hadis yang dinilai dusta, maka ‎dia adalah satu dari orang-orang yang berdusta.‎"
Sahih HR. Muslim dalam Mukadimahnya
"Aku mewasiatkan kepada kalian agar bertakwa kepada Allah serta mendengar dan taat (kepada penguasa) walaupun penguasa kalian itu seorang budak. Sesungguhnya siapa yang masih hidup sepeninggalku akan melihat banyak perselisihan. Sebab itu, berpegangteguhlah kepada sunnahku dan sunnah para khulafaurasyidin yang diberi petunjuk; gigitlah ia dengan gigi geraham. Sebaliknya, hindarilah perkara-perkara yang diada-adakan dalam agama, karena semua bidah adalah kesesatan."
Sahih HR. Abu Daud dan Tirmizi
"Akan ada di akhir umatku orang-orang yang menyampaikan kepada kalian sesuatu yang belum pernah kalian maupun nenek moyang kalian dengar. Sebab itu, janganlah kalian mendekati mereka."
Sahih HR. Muslim
"Siapa yang berdusta dengan mengatasnamakanku secara sengaja, hendaklah ia mengambil tempatnya di neraka."
Sahih Muttafaq 'alaih
"Sampaikanlah dariku walaupun satu ayat, dan ceritakanlah riwayat dari Bani Israil, tidak apa-apa. Siapa yang berdusta atas namaku dengan sengaja, hendaklah ia menempati tempat duduknya di neraka."
Sahih HR. Bukhari