Skip to content
839 Hadis

Ensiklopedia Hadis Nabi

Saring hasil

13 dari 839 kartu

Hapus filter

Derajat hadis

"Aku melihat Rasulullah ﷺ mengucapkan salam ke sebelah kanan dan ke sebelah kirinya, sampai aku melihat putihnya pipi beliau."
Sahih HR. Muslim
"Aku diperintahkan agar bersujud di atas tujuh tulang, yaitu dahi -seraya beliau menunjuk ke hidung dengan tangannya-, kedua tangan, kedua lutut, dan jari-jari kedua telapak kaki. Demikian juga agar kita tidak melipat pakaian dan rambut."
Sahih Muttafaq 'alaih
Beberapa orang datang kepada Sahl bin Sa'ad as-Sā'idiy sementara mereka baru saja berdebat tentang mimbar Rasulullah ﷺ terbuat dari kayu apa. Mereka lalu bertanya padanya tentang hal itu. Sahl bin Sa'ad as-Sā'idiy berkata, "Demi Allah! Aku tahu ia terbuat dari kayu apa. Aku melihatnya di hari pertama ia ditaruh dan hari pertama Rasulullah ﷺ duduk di atasnya. Rasulullah ﷺ mengirim utusan untuk menemui Polanah -seorang wanita Ansar yang disebutkan namanya oleh Sahl- untuk menyampaikan, 'Suruhlah budakmu si tukang kayu untuk membuatkan untukku tempat duduk ketika aku berkhotbah.' Wanita itu pun segera menyuruh budaknya. Lantas ia membuatnya dari batang pohon tamariska di al-Gābah (wilayah di barat laut Madinah), kemudian menyerahkannya. Lalu wanita itu mengantarnya kepada Rasulullah ﷺ. Lalu beliau memerintahkan agar ditempatkan di posisinya ini. Kemudian aku melihat Rasulullah ﷺ salat di atasnya; bertakbir di atasnya, lalu rukuk dan tetap di atasnya, setelah itu turun mundur lalu sujud di atas tanah, kemudian beliau kembali lagi. Setelah selesai, beliau menghadap kepada para sahabat seraya bersabda, 'Wahai sekalian manusia! Aku melakukan ini supaya kalian dapat mengikuti dan mempelajari salatku.'"
Sahih Muttafaq 'alaih
Rasulullah ﷺ biasa membuka salat dengan takbir dan (mengawali) bacaan dengan "al-ḥamdu lillāhi rabbbi al-'ālamīn". Apabila rukuk, beliau tidak menundukkan kepala dan tidak menegakkannya, akan tetapi di tengah-tengah antara itu. Apabila mengangkat kepala dari rukuk, beliau tidak sujud sebelum tegak berdiri. Apabila mengangkat kepala dari sujud, beliau tidak sujud (kedua) sebelum tegak dalam kondisi duduk. Di setiap dua rakaat beliau membaca "at-taḥiyyah". (Saat duduk) beliau menghamparkan (telapak) kaki kiri dan menegakkan (telapak) kaki kanan. Beliau melarang duduk 'uqbah setan dan melarang seseorang menghamparkan kedua hastanya seperti yang dilakukan binatang buas. Dan beliau menutup salat dengan salam."
Sahih HR. Muslim
"Apabila engkau sujud maka letakkanlah kedua telapak tanganmu (di tempat sujud) dan angkatlah kedua sikumu."
Sahih HR. Muslim