Skip to content
839 Hadis

Ensiklopedia Hadis Nabi

Saring hasil

12 dari 839 kartu

Hapus filter

Derajat hadis

"Siapa yang menghafal sepuluh ayat dari awal Surah Al-Kahfi, niscaya ia dilindungi dari Dajal." Dalam riwayat lain: " ... dari akhir Surah Al-Kahfi."
Sahih HR. Muslim
Seorang lelaki Yahudi berkata kepada Umar, "Wahai Amirul Mukminin, Ada satu ayat dalam kitab kalian yang kalian baca, seandainya ayat itu diturunkan kepada kami orang-orang Yahudi pasti hari itu akan kami jadikan hari raya." Umar bertanya, "Ayat apa itu?" Dia menjawab, "Firman Allah (artinya): "Pada hari ini, telah Aku sempurnakan untuk kalian agama kalian, telah Aku cukupkan kepada kalian nikmat-Ku, dan telah Aku ridai Islam itu menjadi agama kalian." [QS. Al-Mā`idah: 3]. Umar berkata, "Sungguh, kami mengetahui hari dan tempat ayat itu diturunkan kepada Nabi ﷺ. Kala itu beliau sedang berada di Arafah pada hari Jumat."
Sahih Muttafaq 'alaih
"Allah Ta'ala berfirman, 'Aku membagi salat antara Aku dengan hamba-Ku menjadi dua bagian, dan bagi hamba-Ku apa yang dia minta.' Ketika hamba membaca, 'Alḥamdu lillāhi rabbil-'ālamīn', Allah Ta'ala berfirman, 'Hamba-Ku memuji-Ku.' Ketika dia membaca, 'Ar-raḥmānir-raḥīm', Allah Ta'ala berfirman, 'Hamba-Ku kembali memuji-Ku.' Ketika dia membaca, 'Māliki yaumid-dīn', Allah berfirman, 'Hamba-Ku mengagungkan-Ku.' Ketika dia membaca, 'Iyyāka na'budu wa'iyyāka nasta'īn', Allah berfirman, 'Ini pembagian antara Aku dan hamba-Ku, dan bagi hamba-Ku apa yang dia minta.' Ketika dia membaca, 'Ihdinaṣṣirāṭal-mustaqīm, ṣirāṭallażīna an'amta 'alaihim, gairil-magḍūbi 'alaihim walaḍ-ḍāllīn", Allah berfirman, 'Ini untuk hamba-Ku dan bagi hamba-Ku apa yang dia minta.'"
Sahih HR. Muslim
"Ketika Jibril -'alaihis-salām- duduk di sisi Nabi ﷺ, ia mendengar ada suara dari atasnya. Lantas Jibril mengangkat kepalanya lalu berkata, 'Ini adalah suara sebuah pintu langit yang dibuka hari ini, dan pintu ini sama sekali belum pernah dibuka sebelumnya kecuali hari ini.' Lalu turunlah satu malaikat dari pintu itu. Jibril berkata, 'Ini adalah malaikat yang turun ke bumi, sama sekali ia belum pernah turun kecuali hari ini.' Malaikat itu mengucapkan salam lalu berkata, 'Bergembiralah (wahai Muhammad) dengan dua cahaya yang telah dikaruniakan kepadamu, yang belum pernah diberikan kepada seorang nabi pun sebelummu, (yaitu): Al-Fātiḥah dan penutup Surah Al-Baqarah. Tidaklah engkau membaca satu huruf dari dua surah ini (yang berisi permohonan) melainkan pasti diberikan apa yang engkau mohon.'"
Sahih HR. Muslim
"Janganlah kalian menjadikan rumah kalian sebagai kuburan. Sesungguhnya setan itu lari dari rumah yang dibacakan di dalamnya Surah Al-Baqarah."
Sahih HR. Muslim
“Rasulullah ﷺ bersabda, ‘Wahai Abu Munżir, tahukah engkau, ayat manakah yang paling agung dari kitabullah yang engkau hafal?’ Aku menjawab, ‘Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu.’ Beliau bersabda, ‘Wahai Abu Munżir, tahukah engkau, ayat manakah yang paling agung dari kitabullah yang engkau hafal?’ Aku menjawab, ‘Yaitu, 'Allāhu lā ilāha illā huwal-ḥayyu al-qayyūm ...’. [QS. Al-Baqarah: 255]. Beliau menepuk dadaku dan bersabda, ‘Demi Allah, semoga ilmu mudah kaupelajari, wahai Abu Munżir.’”
Sahih HR. Muslim
"Apabila Nabi ﷺ pergi ke tempat tidurnya di setiap malam, beliau menggabungkan kedua telapak tangannya, kemudian beliau meniup keduanya seraya membaca surah Qul huwallāhu aḥad, Qul a'ūżu bi rabbil-falaq, dan Qul a'ūżu bi rabbin-nās. Lalu beliau mengusap bagian tubuhnya yang terjangkau, dimulai dari kepala dan wajahnya, lalu semua bagian depan tubuhnya. Beliau melakukan hal tersebut sebanyak tiga kali."
Sahih HR. Bukhari
Tatkala turun kepada Rasululah ﷺ ayat (artinya): "Milik Allah-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Jika kalian nyatakan apa yang ada di dalam hati kalian atau kalian sembunyikan, niscaya Allah memperhitungkannya (tentang perbuatan itu) bagi kalian. Dia mengampuni siapa yang Dia kehendaki dan mengazab siapa yang Dia kehendaki. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu." [QS. Al-Baqarah: 284]. Hal tersebut terasa berat bagi sahabat-sahabat Rasulullah ﷺ, sehingga mereka datang menemui Rasulullah ﷺ, sambil bersimpuh mereka berkata, "Wahai Rasulullah, kami dibebani amalan-amalan yang kami mampu: salat, puasa, jihad, dan sedekah. Sekarang turun kepada Anda ayat itu dan kami tidak mampu?" Rasulullah ﷺ bersabda, "Apakah kalian ingin mengatakan sebagaimana yang dikatakan oleh dua Ahlul kitab sebelum kalian, 'Kami mendengar, namun kami membangkang?' Akan tetapi, katakanlah, 'Kami mendengar dan kami taat, wahai Tuhan kami, kami memohon ampunan-Mu dan hanya kepada-Mu kami kembali.' Maka mereka berseru, "Kami mendengar dan kami taat, wahai Tuhan kami. Kami memohon ampunan-Mu, dan hanya kepada-Mu kami kembali." Ketika para sahabat telah membacanya dan lisan mereka telah luluh, Allah mengiringkan ayat tersebut dengan ayat berikutnya (artinya): "Rasul (Muhammad) beriman kepada apa yang diturunkan kepadanya (Al-Qur`an) dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semua beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka berkata), 'Kami tidak membeda-bedakan seorang pun dari rasul-rasul-Nya.' Dan mereka berkata, 'Kami dengar dan kami taat. Ampunilah kami Ya Tuhan kami, dan kepada-Mu tempat (kami) kembali.'" [QS. Al-Baqarah: 285] Maka ketika para sahabat telah melaksanakan hal itu, Allah ﷻ menghapusnya dengan firman-Nya, "Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Dia mendapat (pahala) dari (kebajikan) yang dikerjakannya dan dia mendapat (siksa) dari (kejahatan) yang diperbuatnya. (Mereka berdoa), 'Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami melakukan kesalahan.' [QS. Al-Baqarah: 286] Allah menjawab, 'Iya.' 'Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebani kami dengan beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami.' [QS. Al-Baqarah: 286] Allah menjawab, 'Iya.' 'Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya.' [QS. Al-Baqarah: 286] Maka Allah menjawab, 'Iya.' 'Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami, maka tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir.' [QS: Al-Baqarah: 286] Maka Allah menjawab, 'Iya.'"
Sahih HR. Muslim