Skip to content
839 Hadis

Ensiklopedia Hadis Nabi

Saring hasil

24 dari 839 kartu

Hapus filter
"Siapa yang dapat memberi jaminan kepadaku untuk menjaga apa yang ada di antara dua tulang rahangnya (lisannya) dan di antara kedua kakinya (kemaluannya), maka aku menjamin surga untuknya."
Sahih HR. Bukhari
"Kematian didatangkan dalam rupa seekor domba jantan yang berbulu putih bercampur hitam. Lantas seorang penyeru memanggil, 'Wahai penduduk surga.' Mereka pun mendongak seraya melihat. Penyeru itu berkata, 'Apakah kalian mengetahui ini?' Mereka menjawab, 'Ya. Itu adalah kematian.' Mereka semua pernah melihatnya. Kemudian dia memanggil lagi, 'Wahai penduduk neraka.' Mereka pun mendongak seraya melihat. Dia berkata, 'Apakah kalian mengetahui ini?' Mereka menjawab, 'Ya. Itu adalah kematian.' Mereka semua pernah melihatnya. Lantas domba itu disembelih. Kemudian dia berkata, 'Wahai penduduk surga, kekekalan bagimu, tidak ada lagi kematian. Wahai penduduk neraka, kekekalan bagimu, tidak ada lagi kematian.'" Kemudian Nabi membaca, "Dan berilah mereka peringatan tentang hari penyesalan, (yaitu) ketika segala perkara telah diputus, sedang mereka dalam kelalaian." (QS. Maryam: 39). -Mereka itu dalam kelalaian, yaitu penduduk dunia- "dan mereka tidak beriman." (QS. Maryam: 39)".
Sahih Muttafaq 'alaih
"Seorang penyeru akan mengatakan, 'Bagi kalian sehat selalu; kalian tidak akan sakit selamanya. Bagi kalian hidup selalu; kalian tidak akan mati selamanya. Bagi kalian muda selalu; kalian tidak akan tua selamanya. Bagi kalian senang selalu; kalian tidak akan menderita selamanya.'" Itulah makna firman Allah ﷻ: "Diserukan kepada mereka, 'Itulah surga yang telah diwariskan kepadamu karena apa yang telah kamu kerjakan.'" (QS. Al-A'rāf: 43)
Sahih HR. Muslim
"Siapa pun yang menemui Allah (wafat) dalam keadaan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun, ia pasti masuk surga. Siapa saja yang menemui-Nya (wafat) dalam keadaan berbuat kesyirikan, ia pasti masuk neraka."
Sahih HR. Muslim
"Sesungguhnya orang yang paling rendah tempatnya di surga adalah orang yang Allah berfirman kepadanya, 'Berangan-anganlah!' Lantas dia berangan-angan dan terus berangan-angan.' Allah berfirman kepadanya, 'Apakah engkau sudah berangan-angan?' Dia menjawab, 'Ya.' Maka Allah berfirman kepadanya, 'Sungguh, bagimu semua yang engkau angan-angankan dan tambahan yang semisal dengannya.'"
Sahih HR. Muslim
"Wahai Abu Sa'īd! Siapa yang rida Allah sebagai Tuhannya, Islam sebagai agamanya, dan Muhammad sebagai rasulnya, maka ditetapkan baginya surga." Abu Sa'īd merasa takjub dengan hal itu, ia berkata, "Ulangi hal itu untukku, wahai Rasulullah!" Beliau pun mengulanginya lalu bersabda, "Ada amalan yang lain, Allah mengangkat hamba dengannya seratus derajat di surga. Jarak antara dua derajat seperti jarak antara langit dan bumi." Abu Sa'īd bertanya, "Apakah itu, wahai Rasulullah?" Beliau bersabda, "Jihad di jalan Allah. Jihad di jalan Allah."
Sahih HR. Muslim
"Apabila penghuni surga telah masuk ke dalam surga, Allah -Tabāraka wa Ta'ālā- berfirman, 'Apakah ‎kalian menginginkan sesuatu untuk Aku tambahkan bagi kalian?' Lantas mereka menjawab, 'Bukankah ‎Engkau telah memutihkan wajah kami? Bukankah Engkau telah memasukkan kami ke dalam surga dan ‎menyelamatkan kami dari neraka?' Kemudian Allah membuka hijab, maka tidaklah mereka diberi sesuatu ‎yang lebih mereka sukai daripada kenikmatan melihat Tuhan mereka ﷻ.‎"
Sahih HR. Muslim
"Sesungguhnya di surga itu terdapat pasar yang mereka (ahli surga) kunjungi setiap Jumat. Lalu angin utara berhembus dan mengenai wajah dan pakaian mereka, maka mereka bertambah tampan dan indah. Kemudian mereka pulang ke keluarga mereka, sementara mereka telah bertambah tampan dan indah. Lantas keluarga mereka berkata, 'Demi Allah! Kalian telah bertambah tampan dan indah setelah meninggalkan kami.' Mereka berkata, 'Demi Allah! Bahkan kalian juga telah bertambah cantik dan jelita sepeninggal kami.'"
Sahih HR. Muslim