Skip to content
839 Hadis

Ensiklopedia Hadis Nabi

Saring hasil

4 dari 839 kartu

Hapus filter
"Kebajikan itu adalah akhlak baik, sedangkan dosa adalah apa yang bergejolak di dalam dadamu dan engkau tidak suka ada orang lain yang melihat kamu melakukannya."
Sahih Hadis pertama diriwayatkan oleh Muslim, sedangkan hadis kedua diriwayatkan oleh Ahmad dan Darimi.
Aku melihat Ammar bin Yasir masuk masjid lalu salat seraya ia meringankannya. Ketika ia keluar, aku berdiri menemuinya dan berkata, "Wahai Abu Yaqẓān, sungguh, Anda telah mengerjakan salat sangat ringkas." Ammar berkata, "Apakah kamu melihatku mengurangi sedikit pun dari batasan-batasannya?" Aku menjawab, "Tidak." Ammar berkata, "Sesungguhnya aku berusaha mendahului gangguan setan. Aku mendengar Rasulullah ﷺ bersabda, "Sungguh, seorang hamba benar-benar akan menunaikan salat, tetapi tidak dituliskan pahala salatnya kecuali hanya sepersepuluhnya, sepersembilannya, seperdelapannya, sepertujuhnya, seperenamnya, seperlimanya, seperempatnya, sepertiganya, atau setengahnya."
Hasan HR. Ahmad
"Allah membuat perumpamaan berupa jalan yang lurus. Pada kedua sisi jalan itu terdapat dua pagar, pada keduanya terdapat pintu-pintu yang terbuka, dan pada pintu-pintu tersebut terdapat tirai terjulur. Pada pintu jalan itu terdapat seorang penyeru yang berkata, 'Wahai sekalian manusia, masuklah semuanya ke jalan ini dan janganlah berbelok.' Juga seorang penyeru lainnya di atas jalan; jika ada yang hendak membuka sebagian pintu-pintu itu, penyeru itu berkata, 'Celaka engkau, jangan dibuka, sebab jika engkau buka maka engkau pasti masuk.' Jalan tersebut adalah Islam, kedua pagar itu adalah batasan-batasan Allah, pintu-pintu yang terbuka itu adalah larangan-larangan Allah yang diharamkan, penyeru di awal jalan adalah kitab Allah, dan penyeru di atas jalan adalah pengingat dari Allah di dalam hati setiap muslim."
Sahih HR. Tirmizi dan Ahmad
Rasulullah ﷺ biasa banyak berdoa, "Yā muqallibal-qulūb ṡabbit qalbī 'alā dīnika (Wahai Tuhan yang membolak-balik hati, teguhkan hatiku di atas agama-Mu)." Aku bertanya, "Wahai Rasulullah! Kami beriman kepadamu dan pada apa yang engkau bawa; apakah engkau mengkhawatirkan kami?" Beliau menjawab, "Ya. Sungguh, hati itu terletak di antara dua jari dari jemari Allah. Dia membolakbaliknya sebagaimana yang Dia kehendaki."
Sahih HR. Tirmizi dan Ahmad