عربي - Arabic English Qafár af - Afar Afrikaans - Afrikanns Akan Shqip - Albanian አማርኛ - Amharic Հայերեն - Armenian অসমীয়া - Assamese Azərbaycanca - Azerbaijani Bamanankan - Bambara Bassa Bemba বাংলা - Bengali Bosanski - Bosnian Български - Bulgarian မြန်မာဘာသာ - Burmese Bisaya - Cebuano Cham Нохчий - Chechen chiCheŵa - Chewa 中文 - Chinese Адыгэбзэ - Circassian Hrvatski - Croatian Česky - Czech Dagbani Dansk - Danish فارسی دری - Dari Dendi ދިވެހި ބަސް - Dhivehi Nederlands - Dutch إستوني - Estonian Suomi - Finnish Français - French Fulfulde - Fula ქართული - Georgian Deutsch - German Ελληνικά - Greek ગુજરાતી - Gujrati Kreyòl ayisyen - Haitian Creole Hausa हिन्दी - Hindi Magyar - Hungarian Igbo Indonesia - Indonesian Italiano - Italian 日本語 - Japanese Jóola - Jola ಕನ್ನಡ - Kannada Қазақша - Kazakh ភាសាខ្មែរ - Khmer Kikuyu Ikinyarwanda - Kinyarwanda Ikirundi - Kirundi 한국어 - Korean كوردی سۆرانی - kurdish كوردي kurmancî - Kurmanji Kyrgyz ລາວ - Lao latviešu - Latvian Lingala lietuvių - Lithuanian Luganda Македонски - Macedonian Maguindanaon Malagasy - Malagasy Bahasa Melayu - Malay മലയാളം - Malayalam Mandinka मराठी - Marathi Mõõré - Moore नेपाली - Nepali أنكو - NKo Norwegian ଓଡ଼ିଆ - Odia oromoo - Oromo پښتو - Pashto فارسی - Persian Polski - Polish Portuguese ਪੰਜਾਬੀ - Punjabi Română - Romanian Русский - Russian Српски - Serbian Shona සිංහල - Sinhala Slovenščina - Slovenian Soomaaliga - Somali Soninke Sesotho - Sotho Español - Spanish Kiswahili - Swahili Svenska - Swedish Tagalog Тоҷикӣ - Tajik தமிழ் - Tamil తెలుగు - Telugu ไทย - Thai ትግረኛ - Tigrinya Türkçe - Turkish Ukrainian اردو - Urdu ئۇيغۇرچە - Uyghur Ўзбек - Uzbek Việt Nam - Vietnamese Wolof Yao Yorùbá - Yoruba Zarma زولو - Zulu
839 Hadis
Ensiklopedia Hadis Nabi
Kategori
Derajat hadis
Diriwayatkan dalam
Tampilkan sumber lainnya
Perawi
"Seandainya kalian bertawakal kepada Allah dengan tawakal yang sebenarnya, niscaya Dia memberi rezeki kepada kalian sebagaimana burung diberi rezeki; dia pergi di pagi hari dalam keadaan perut kosong dan pulang di sore hari dalam keadaan kenyang."
Sahih HR. Ahmad, Tirmizi, Nasai, Ibnu Majah, Ibnu Hibban dalam Sahihnya, dan Hakim.
"Senantiasa lisanmu basah dengan zikir kepada Allah."
Sahih HR. Ahmad, Tirmizi, Ibnu Majah, dan Ibnu Hibban.
"Aku mewasiatkan kepada kalian agar bertakwa kepada Allah serta mendengar dan taat (kepada penguasa) walaupun penguasa kalian itu seorang budak. Sesungguhnya siapa yang masih hidup sepeninggalku akan melihat banyak perselisihan. Sebab itu, berpegangteguhlah kepada sunnahku dan sunnah para khulafaurasyidin yang diberi petunjuk; gigitlah ia dengan gigi geraham. Sebaliknya, hindarilah perkara-perkara yang diada-adakan dalam agama, karena semua bidah adalah kesesatan."
Sahih HR. Abu Daud dan Tirmizi
"Tidaklah manusia memenuhi wadah yang lebih buruk dari perutnya. Cukuplah bagi anak Adam itu beberapa suap yang dapat menegakkan tulang punggungnya. Jika memang harus melebihi itu, maka sepertiga untuk makanannya, sepertiga untuk minumannya, dan sepertiga untuk nafasnya."
Sahih HR. Ahmad, Tirmizi, Nasai dan Ibnu Majah
"Tinggalkan perkara yang meragukanmu kepada perkara yang tidak meragukanmu."
Sahih HR. Tirmizi dan Nasai
"Sungguh, engkau telah menanyakan perkara besar. Tetapi, hal itu akan mudah bagi orang yang dimudahkan Allah Ta'ala untuk melakukannya, yaitu engkau beribadah kepada Allah tanpa menyekutukan sesuatu pun dengan-Nya, menegakkan salat, membayar zakat, berpuasa Ramadan, dan berhaji ke Baitullah." Beliau melanjutkan, "Maukah aku tunjukkan kepadamu pintu-pintu kebaikan? Puasa adalah perisai, sedekah merupakan penghapus dosa sebagaimana air memadamkan api, dan salatnya seseorang di tengah malam." Lalu beliau membaca (firman Allah), "Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya ..." hingga firman-Nya, "...apa yang mereka kerjakan." (QS. As-Sajdah: 16) Lantas beliau bertanya, "Maukah kuberitahu mengenai seluruh pokok agama, tiangnya, dan puncaknya?" Aku menjawab, "Tentu, wahai Rasulullah." Beliau bersabda, "Pokok agama adalah Islam (dua kalimat syahadat), tiangnya adalah salat, dan puncaknya adalah jihad." Selanjutnya beliau bertanya, "Maukah aku beritahukan kepadamu kunci semua perkara ini?" Aku menjawab, "Tentu, wahai Rasulullah." Lantas beliau memegang lidahnya dan bersabda, "Jagalah ini!" Aku bertanya, "Wahai Nabi Allah, apakah kita akan disiksa karena apa yang kita ucapkan?" Beliau menjawab, "Semoga ibumu kehilangan kamu (ungkapan pengingkaran). Bukankah manusia itu tidak akan tersungkur dalam neraka di atas mukanya -atau di atas hidungnya- melainkan karena hasil panen lidah mereka?"
Sahih HR. Tirmizi
"Wahai Ananda, aku akan ajarkan kepadamu beberapa pelajaran. Jagalah (perintah-perintah) Allah, niscaya Allah akan menjagamu. Jagalah Allah, niscaya engkau akan mendapatkan-Nya di hadapan-Mu. Jika engkau menginginkan sesuatu, mintalah kepada Allah. Jika engkau butuh pertolongan, mohonlah pertolongan kepada Allah. Camkanlah, andai seluruh manusia berkumpul untuk memberikan satu manfaat kepadamu, maka mereka tidak akan mampu mewujudkannya kecuali pada manfaat yang telah Allah takdirkan buatmu. Andai mereka berkumpul untuk mencelakaimu, maka mereka tidak akan mampu mewujudkannya kecuali sebatas apa yang telah Allah takdirkan atasmu. Pena takdir telah diangkat dan kertasnya telah kering (dari tinta).”
Sahih HR. Tirmizi dan lainnya