Skip to content
839 Hadis

Ensiklopedia Hadis Nabi

Saring hasil

19 dari 839 kartu

Hapus filter
Nabi ﷺ telah mengutusnya ke Yaman, lalu ia bertanya kepada beliau perihal suatu minuman olahan di sana. Beliau bertanya, "Apa nama minuman itu?" Ia menjawab, "Al-Bit'u dan al-Mizru." Lalu Abu Burdah ditanya, "Apa itu al-Bit'u?" Ia menjawab, "Fermentasi madu, sedangkan al-Mizru fermentasi gandum." Lantas beliau menjawab, "Setiap yang memabukkan adalah haram." (HR. Bukhari)
Sahih HR. Bukhari dan Muslim
Ada empat sifat, siapa yang memiliki keempatnya maka dia seorang munafik, dan siapa yang pada dirinya terdapat salah satu dari keempat sifat itu, maka dalam dirinya terdapat satu sifat kemunafikan hingga dia meninggalkannya, yaitu: jika berbicara ia berdusta, bila berjanji ia melanggarnya, jika berselisih akan semena-mena, dan bila mengadakan perjanjian ia melanggarnya."
Sahih HR. Bukhari dan Muslim
"Siapa yang membuat perkara baru dalam agama kami ini yang bukan berasal darinya, maka amalan tersebut tertolak."
Sahih HR. Bukhari dan Muslim
"Allah Ta'ala berfirman, 'Siapa yang memusuhi wali-Ku, Aku pasti mengumumkan perang kepadanya. Tidaklah hamba-Ku mendekatkan diri dengan sesuatu yang lebih Aku sukai daripada apa yang telah Aku wajibkan kepadanya. Hamba-Ku akan terus-menerus mendekatkan diri kepada-Ku dengan ibadah-ibadah sunnah hingga Aku mencintainya. Apabila Aku telah mencintainya, Aku menjadi pendengarannya yang ia pergunakan untuk mendengar, sebagai penglihatannya yang ia pergunakan untuk melihat, sebagai tangannya yang ia pergunakan untuk memegang, dan sebagai kakinya yang ia pergunakan untuk berjalan. Jika dia meminta kepada-Ku, Aku pasti memberinya. Jika dia memohon perlindungan kepada-Ku, Aku pasti melindunginya."
Sahih HR. Bukhari
"Susuan itu mengharamkan seperti pengharaman karena kelahiran."
Sahih Muttafaq 'alaih
"Sesungguhnya di antara ungkapan yang telah dikenal manusia dari ucapan para nabi terdahulu adalah: Jika engkau tidak malu, maka berbuatlah sesukamu!"
Sahih HR. Bukhari
"Siapa yang beriman kepada Allah dan hari Akhir, maka hendaklah ia ‎berkata yang baik atau diam; siapa yang beriman kepada Allah ‎dan hari Akhir, maka hendaklah ia memuliakan tetangganya; dan ‎siapa yang beriman kepada Allah dan hari Akhir, maka hendaklah ia ‎memuliakan tamunya."
Sahih Muttafaq 'alaih
Ada seorang laki-laki berkata kepada Nabi ﷺ, "Berilah aku wasiat." Beliau bersabda, "Janganlah engkau marah!" Orang itu mengulangi permintaannya berkali-kali, tetapi beliau tetap bersabda, "Janganlah engkau marah!"
Sahih HR. Bukhari