Skip to content
839 Hadis

Ensiklopedia Hadis Nabi

Saring hasil

6 dari 839 kartu

Hapus filter
"Di antara tanda baiknya keislaman seseorang adalah ia meninggalkan apa yang tidak penting bagi dirinya."
An-Nawawi berkata, "Hadis ḥasan." HR. Tirmizi dan lainnya
"Jauhilah tujuh dosa yang membinasakan!" Para shahabat bertanya, “Wahai Rasulullah! Apa saja dosa-dosa yang membinasakan itu?” Beliau menjawab, “Menyekutukan Allah, sihir, membunuh jiwa yang telah Allah haramkan kecuali dengan alasan yang hak, memakan riba, memakan harta anak yatim, melarikan diri dari medan pertempuran, dan menuduh wanita yang beriman lagi suci nan menjaga kehormatannya dengan tuduhan berbuat zina."
Sahih Muttafaq 'alaih
"Tinggalkanlah buruk sangka, karena buruk sangka adalah sedusta-dusta percakapan. Janganlah memata-matai dan mencari-cari kesalahan. Jangan saling hasad, saling membelakangi dan saling benci. Tetapi, jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara."
Sahih Muttafaq 'alaih
"Siapa yang berdusta dengan mengatasnamakanku secara sengaja, hendaklah ia mengambil tempatnya di neraka."
Sahih Muttafaq 'alaih
"Siapa yang mempelajari suatu ilmu yang seharusnya untuk mencari wajah Allah ﷻ, namun ia tidak mempelajarinya kecuali untuk mendapatkan kesenangan dunia, maka ia tidak akan mencium aroma surga pada hari Kiamat." Maksudnya: wanginya.
Sahih HR. Abu Daud, Ibnu Majah, dan Ahmad
"Apakah kalian tahu siapa orang yang bangkrut itu?" Para sahabat menjawab, "Orang yang bangkrut di tengah kami adalah orang yang tidak punya dirham dan harta benda." Lalu beliau bersabda, "Sesungguhnya orang yang bangkrut dari umatku adalah orang yang datang pada hari Kiamat dengan pahala salat, puasa dan zakat. Namun, ia datang dalam keadaan telah mencela si anu, menuduh si anu, memakan harta si anu, menumpahkan darah si anu, dan memukul si anu. Maka orang yang ini diberi sebagian dari kebaikannya dan orang ini juga diberi sebagian dari kebaikannya. Hingga jika semua kebaikannya habis padahal semua dosanya belum habis, diambillah kesalahan-kesalahan orang yang dizaliminya, lalu ditimpakan kepadanya, kemudian ia pun dilemparkan ke dalam neraka."
Sahih HR. Muslim