Skip to content
839 Hadis

Ensiklopedia Hadis Nabi

Saring hasil

27 dari 839 kartu

Hapus filter

Perawi

Tampilkan semua perawi (48)
"Setelah Allah menciptakan surga dan neraka, Dia mengutus Jibril -'alaihissalām- ke surga seraya berkata, 'Lihatlah surga dan semua yang Aku siapkan bagi penghuninya di sana.' Jibril pun melihatnya lalu kembali. Dia berkata, 'Demi keagungan-Mu, tidak ada seorang pun yang mendengarnya kecuali akan memasukinya.' Kemudian Allah memerintahkan sehingga surga diliputi oleh perkara-perkara yang tidak disukai, lalu berfirman, 'Pergilah ke sana lalu lihatlah, dan lihatlah semua yang Aku siapkan bagi penghuninya di sana.' Maka Jibril melihatnya, ternyata ia telah diliputi oleh perkara-perkara yang tidak disukai, sehingga dia berkata, 'Demi keagungan-Mu, sungguh aku khawatir tidak akan ada seorang pun yang memasukinya.' Allah berfirman, 'Pergilah dan lihatlah neraka serta semua yang Aku siapkan bagi penghuninya di sana. Maka Jibril melihatnya. Ternyata ia saling susun satu sama lain, sehingga ia kembali dan berkata, 'Demi keagungan-Mu, ia tidak akan dimasuki oleh siapa pun.' Kemudian Allah memerintahkan sehingga ia diliputi dengan berbagai syahwat. Lalu berfirman, 'Kembalilah lalu lihat lagi.' Maka Jibril melihatnya, ternyata ia telah diliputi oleh berbagai syahwat, sehingga dia kembali dan berkata, 'Demi keagungan-Mu, sungguh aku khawatir tidak akan ada seorang pun yang selamat darinya, melainkan akan masuk ke dalamnya'."
Hasan HR. Abu Daud, Tirmizi, dan Nasai
"Tidak akan terjadi hari Kiamat sampai seseorang melewati kuburan orang lain lalu berkata, 'Duhai, sekiranya aku berada pada posisinya.'"
Sahih Muttafaq 'alaih
"Hati orang yang sudah tua akan selalu muda pada dua perkara: cinta dunia dan panjang angan-angan."
Sahih HR. Bukhari
"Api kalian itu merupakan satu dari 70 bagian api Jahanam." Ada yang berkomentar, "Wahai Rasulullah! Sungguh itu sudah cukup panas." Beliau bersabda, "Sesungguhnya neraka Jahanam dilebihkan atas api di dunia sebesar enam puluh sembilan bagian, semuanya sama dalam derajat panasnya."
Sahih Muttafaq 'alaih
"Orang mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada orang mukmin yang lemah, meskipun masing-masing memiliki sisi kebaikan. Maka gigihlah pada apa yang bermanfaat bagimu, mintalah pertolongan kepada Allah, dan jangan lemah! Jika ada sesuatu yang menimpamu, jangan katakan, 'Andai aku lakukan ini, tentu hasilnya akan begini dan begini.' Tetapi ucapkanlah, 'Itulah ketetapan Allah. Apa yang Allah kehendaki, maka Dia melakukannya.' Karena kata-kata 'andai' bisa membuka peluang untuk setan."
Sahih HR. Muslim
Seorang lelaki pernah datang menemui Rasulullah ﷺ lalu bertanya, "Wahai Rasulullah, bagaimana pandanganmu jika ada seseorang datang ingin mengambil hartaku?" Beliau menjawab, "Jangan kau berikan hartamu kepadanya!" Laki-laki tersebut berkata, "Bagaimana pendapatmu jika ia menyerangku?" Beliau menjawab, "Lawanlah dia!" Ia berkata, "Bagaimana menurutmu jika ia membunuhku?" Beliau menjawab, "Berarti engkau syahid." Ia berkata, "Bagaimana pendapatmu jika aku membunuhnya?" Beliau menjawab, "Dia di neraka."
Sahih HR. Muslim
"Janganlah kalian saling mendengki, melakukan najasy, saling membenci, saling membelakangi, dan janganlah sebagian kalian melakukan jual beli di atas jual beli orang lain. Tetapi, jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara! Seorang muslim adalah saudara bagi muslim lainnya. Dia tidak boleh menzalimi, menghina, dan merendahkannya. Takwa itu di sini -beliau menunjuk dadanya tiga kali-. Cukuplah seseorang itu berbuat buruk kala menghina saudaranya yang muslim. Setiap muslim terhadap muslim lain haram darah, harta, dan kehormatannya."
Sahih HR. Muslim
"Sesungguhnya rombongan pertama yang masuk surga seperti rupa bulan di malam purnama, kemudian rombongan berikutnya seperti bintang yang bersinar paling terang di langit. Mereka tidak buang air kecil, tidak buang air besar, tidak berludah, dan tidak beringus. Sisir mereka dari emas, keringat mereka adalah kesturi, tungku bukhūr (dupa) mereka dari uluwwah -yaitu kayu wewangian-, pasangan mereka adalah bidadari. Fisik mereka sama, yaitu seperti rupa ayah mereka Adam yang tingginya enam puluh hasta."
Sahih Muttafaq 'alaih