Skip to content
839 Hadis

Ensiklopedia Hadis Nabi

Saring hasil

12 dari 839 kartu

Hapus filter
"Setelah Allah menciptakan surga dan neraka, Dia mengutus Jibril -'alaihissalām- ke surga seraya berkata, 'Lihatlah surga dan semua yang Aku siapkan bagi penghuninya di sana.' Jibril pun melihatnya lalu kembali. Dia berkata, 'Demi keagungan-Mu, tidak ada seorang pun yang mendengarnya kecuali akan memasukinya.' Kemudian Allah memerintahkan sehingga surga diliputi oleh perkara-perkara yang tidak disukai, lalu berfirman, 'Pergilah ke sana lalu lihatlah, dan lihatlah semua yang Aku siapkan bagi penghuninya di sana.' Maka Jibril melihatnya, ternyata ia telah diliputi oleh perkara-perkara yang tidak disukai, sehingga dia berkata, 'Demi keagungan-Mu, sungguh aku khawatir tidak akan ada seorang pun yang memasukinya.' Allah berfirman, 'Pergilah dan lihatlah neraka serta semua yang Aku siapkan bagi penghuninya di sana. Maka Jibril melihatnya. Ternyata ia saling susun satu sama lain, sehingga ia kembali dan berkata, 'Demi keagungan-Mu, ia tidak akan dimasuki oleh siapa pun.' Kemudian Allah memerintahkan sehingga ia diliputi dengan berbagai syahwat. Lalu berfirman, 'Kembalilah lalu lihat lagi.' Maka Jibril melihatnya, ternyata ia telah diliputi oleh berbagai syahwat, sehingga dia kembali dan berkata, 'Demi keagungan-Mu, sungguh aku khawatir tidak akan ada seorang pun yang selamat darinya, melainkan akan masuk ke dalamnya'."
Hasan HR. Abu Daud, Tirmizi, dan Nasai
Aku mendengar Rasulullah ﷺ bersabda, "Allah -Tabāraka wa Ta'ālā- berfirman, 'Wahai anak Adam! Selama engkau berdoa dan berharap kepada-Ku, Aku ampuni semua dosamu yang telah kamu lakukan, sedang Aku tidak peduli. Wahai anak Adam! Jika dosamu setinggi langit kemudian engkau meminta ampunan kepada-Ku, niscaya Aku ampuni, sedang Aku tidak peduli. Wahai anak Adam! Jika engkau datang kepadaku dengan membawa kesalahan sepenuh bumi, kemudian engkau bertemu dengan-Ku dalam keadaan tidak menyekutukan-Ku sedikit pun, niscaya Aku datang kepadamu dengan ampunan sepenuh bumi pula.'"
Hasan HR. Tirmizi
"Janganlah kalian mengumpulkan kebun, sehingga menyebabkan kalian mencintai dunia!"
Hasan li gairihi HR. Tirmizi dan Ahmad
Aku melihat Ammar bin Yasir masuk masjid lalu salat seraya ia meringankannya. Ketika ia keluar, aku berdiri menemuinya dan berkata, "Wahai Abu Yaqẓān, sungguh, Anda telah mengerjakan salat sangat ringkas." Ammar berkata, "Apakah kamu melihatku mengurangi sedikit pun dari batasan-batasannya?" Aku menjawab, "Tidak." Ammar berkata, "Sesungguhnya aku berusaha mendahului gangguan setan. Aku mendengar Rasulullah ﷺ bersabda, "Sungguh, seorang hamba benar-benar akan menunaikan salat, tetapi tidak dituliskan pahala salatnya kecuali hanya sepersepuluhnya, sepersembilannya, seperdelapannya, sepertujuhnya, seperenamnya, seperlimanya, seperempatnya, sepertiganya, atau setengahnya."
Hasan HR. Ahmad
"Ketika aku dimikrajkan, aku melewati suatu kaum yang memiliki kuku-kuku dari tembaga, mereka mencakar wajah dan dada mereka sendiri. Aku bertanya, 'Siapakah mereka itu, wahai Jibril?' Dia menjawab, 'Mereka adalah orang-orang yang memakan daging manusia (menggibah) dan mencemarkan kehormatan mereka.'"
Hasan HR. Abu Daud
"Perbanyaklah mengingat penghancur kenikmatan." Ia adalah kematian.
Hasan HR. Tirmizi, Nasai, dan Ibnu Majah
"Ketahuilah bahwa dunia itu terlaknat, terlaknat pula apa yang ada di dalamnya, kecuali zikir kepada Allah Ta'ala dan apa yang mengikutinya, serta orang yang alim dan yang menuntut ilmu."
Hasan HR. Tirmizi dan Ibnu Majah
"Siapa di antara kalian ketika pagi merasakan sehat jasmaninya, menemukan rasa aman pada dirinya, dan memiliki makanan pokok hari itu, maka seakan-akan seluruh dunia ini telah diberikan kepadanya."
Hasan HR. Tirmizi dan Ibnu Majah