Skip to content
839 Hadis

Ensiklopedia Hadis Nabi

Saring hasil

22 dari 839 kartu

Hapus filter
"Allah membuat perumpamaan berupa jalan yang lurus. Pada kedua sisi jalan itu terdapat dua pagar, pada keduanya terdapat pintu-pintu yang terbuka, dan pada pintu-pintu tersebut terdapat tirai terjulur. Pada pintu jalan itu terdapat seorang penyeru yang berkata, 'Wahai sekalian manusia, masuklah semuanya ke jalan ini dan janganlah berbelok.' Juga seorang penyeru lainnya di atas jalan; jika ada yang hendak membuka sebagian pintu-pintu itu, penyeru itu berkata, 'Celaka engkau, jangan dibuka, sebab jika engkau buka maka engkau pasti masuk.' Jalan tersebut adalah Islam, kedua pagar itu adalah batasan-batasan Allah, pintu-pintu yang terbuka itu adalah larangan-larangan Allah yang diharamkan, penyeru di awal jalan adalah kitab Allah, dan penyeru di atas jalan adalah pengingat dari Allah di dalam hati setiap muslim."
Sahih HR. Tirmizi dan Ahmad
Rasulullah ﷺ biasa banyak berdoa, "Yā muqallibal-qulūb ṡabbit qalbī 'alā dīnika (Wahai Tuhan yang membolak-balik hati, teguhkan hatiku di atas agama-Mu)." Aku bertanya, "Wahai Rasulullah! Kami beriman kepadamu dan pada apa yang engkau bawa; apakah engkau mengkhawatirkan kami?" Beliau menjawab, "Ya. Sungguh, hati itu terletak di antara dua jari dari jemari Allah. Dia membolakbaliknya sebagaimana yang Dia kehendaki."
Sahih HR. Tirmizi dan Ahmad
"Ya Allah! Sesungguhnya aku berlindung kepadamu dari jeratan hutang, kemenangan lawan, dan kegembiraan musuh."
Sahih HR. Nasai dan Ahmad
Aku berkata, "Wahai Rasulullah! Ajarkanlah kepadaku sesuatu yang akan aku minta kepada Allah ﷻ." Beliau menjawab, "Mintalah kepada Allah keafiatan." Aku lantas diam beberapa hari, kemudian menemui beliau lagi dan berkata, "Wahai Rasulullah! Ajarkanlah aku sesuatu yang aku minta kepada Allah." Beliau berkata kepadaku, "Wahai ‘Abbās, wahai paman Rasulullah! Mintalah kepada Allah keafiatan di dunia dan akhirat."
Sahih li gairihi HR. Tirmizi dan Ahmad
"Rasulullah ﷺ menyukai doa-doa yang ringkas namun bermakna komprehensif dan meninggalkan yang selain itu."
Sahih HR. Abu Daud dan Ahmad
"Cobaan akan senantiasa menimpa orang beriman laki-laki dan perempuan pada diri, anak, dan hartanya hingga dia berjumpa dengan Allah Ta'ala (meninggal) dalam keadaan tidak memiliki dosa."
Hasan HR. Tirmizi dan Ahmad