Skip to content
839 Hadis

Ensiklopedia Hadis Nabi

Saring hasil

17 dari 839 kartu

Hapus filter
"Orang kuat itu bukanlah yang menang dalam bergulat. Sesungguhnya ‎orang kuat ialah siapa yang dapat menahan dirinya ketika marah.‎"
Sahih Muttafaq 'alaih
"Janganlah kalian saling mendengki, melakukan najasy, saling membenci, saling membelakangi, dan janganlah sebagian kalian melakukan jual beli di atas jual beli orang lain. Tetapi, jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara! Seorang muslim adalah saudara bagi muslim lainnya. Dia tidak boleh menzalimi, menghina, dan merendahkannya. Takwa itu di sini -beliau menunjuk dadanya tiga kali-. Cukuplah seseorang itu berbuat buruk kala menghina saudaranya yang muslim. Setiap muslim terhadap muslim lain haram darah, harta, dan kehormatannya."
Sahih HR. Muslim
"Di antara tanda baiknya keislaman seseorang adalah ia meninggalkan apa yang tidak penting bagi dirinya."
An-Nawawi berkata, "Hadis ḥasan." HR. Tirmizi dan lainnya
"Jauhilah tujuh dosa yang membinasakan!" Para shahabat bertanya, “Wahai Rasulullah! Apa saja dosa-dosa yang membinasakan itu?” Beliau menjawab, “Menyekutukan Allah, sihir, membunuh jiwa yang telah Allah haramkan kecuali dengan alasan yang hak, memakan riba, memakan harta anak yatim, melarikan diri dari medan pertempuran, dan menuduh wanita yang beriman lagi suci nan menjaga kehormatannya dengan tuduhan berbuat zina."
Sahih Muttafaq 'alaih
"Siapa yang beriman kepada Allah dan hari Akhir, maka hendaklah ia ‎berkata yang baik atau diam; siapa yang beriman kepada Allah ‎dan hari Akhir, maka hendaklah ia memuliakan tetangganya; dan ‎siapa yang beriman kepada Allah dan hari Akhir, maka hendaklah ia ‎memuliakan tamunya."
Sahih Muttafaq 'alaih
Ada seorang laki-laki berkata kepada Nabi ﷺ, "Berilah aku wasiat." Beliau bersabda, "Janganlah engkau marah!" Orang itu mengulangi permintaannya berkali-kali, tetapi beliau tetap bersabda, "Janganlah engkau marah!"
Sahih HR. Bukhari
"Maukah kalian bila aku beritahukan tentang siapa orang terbaik dan siapa orang terburuk di antara kalian?" Mereka semua diam, hingga beliau mengulanginya sampai tiga kali. Lantas seorang laki-laki berkata, "Tentu, wahai Rasulullah. Beritahukanlah kepada kami siapa orang terbaik dan terburuk di antara kami." Beliau bersabda, "Orang terbaik di antara kalian ialah sosok yang dinantikan kebaikannya dan orang lain merasa aman dari keburukannya. Sedangkan yang terburuk di antara kalian ialah sosok yang tidak diharapkan kebaikannya dan orang lain tidak merasa aman dari keburukannya."
Sahih HR. Tirmizi
"Tinggalkanlah buruk sangka, karena buruk sangka adalah sedusta-dusta percakapan. Janganlah memata-matai dan mencari-cari kesalahan. Jangan saling hasad, saling membelakangi dan saling benci. Tetapi, jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara."
Sahih Muttafaq 'alaih