Skip to content
839 Hadis

Ensiklopedia Hadis Nabi

Saring hasil

14 dari 839 kartu

Hapus filter
"Siapa yang membela kehormatan saudaranya, Allah akan menjauhkan neraka dari wajahnya pada hari Kiamat."
Sahih HR. Tirmizi dan Ahmad
"Di antara tanda baiknya keislaman seseorang adalah ia meninggalkan apa yang tidak penting bagi dirinya."
An-Nawawi berkata, "Hadis ḥasan." HR. Tirmizi dan lainnya
"Orang-orang yang penyayang akan disayangi pula oleh Ar-Rahmān (Allah). Sebab itu, sayangilah penduduk bumi, niscaya Tuhan yang di atas langit pun akan menyayangi kalian."
Sahih HR. Abu Daud, Tirmizi, dan Ahmad
"Seorang mukmin bukanlah orang yang banyak mencela, bukan orang yang banyak melaknat, bukan orang yang keji (buruk akhlaknya), dan bukan pula orang yang jorok omongannya."
Sahih HR. Tirmizi
"Sesungguhnya di antara orang yang paling aku cintai dan paling dekat tempatnya denganku pada hari Kiamat adalah orang yang paling baik budi pekertinya di antara kalian. Sebaliknya, orang yang paling aku benci dan paling jauh tempatnya dariku pada hari Kiamat adalah orang yang banyak bicara, bergaya saat bicara, serta bermulut besar." Para sahabat bertanya, "Wahai Rasulullah! Kami sudah tahu orang yang banyak bicara dan bergaya dalam bicara, lantas apakah yang dimaksud dengan bermulut besar?" Beliau menjawab, "Yaitu orang-orang yang sombong."
Sahih HR. Tirmizi
"Tidak ada sesuatu pun yang lebih berat pada timbangan seorang mukmin kelak pada hari kiamat daripada akhlak baik. Sungguh, Allah benar-benar membenci orang yang tutur katanya keji lagi kotor."
Sahih HR. Abu Daud dan Tirmizi
"Beliau bukan seorang yang keji dan suka berkata-kata keji. Beliau bukan orang yang suka berteriak di pasar, bukan pula yang membalas keburukan dengan keburukan. Sebaliknya, beliau suka memaafkan dan berlapang dada."
Sahih HR. Tirmizi dan Ahmad
"Maukah kalian bila aku beritahukan tentang siapa orang terbaik dan siapa orang terburuk di antara kalian?" Mereka semua diam, hingga beliau mengulanginya sampai tiga kali. Lantas seorang laki-laki berkata, "Tentu, wahai Rasulullah. Beritahukanlah kepada kami siapa orang terbaik dan terburuk di antara kami." Beliau bersabda, "Orang terbaik di antara kalian ialah sosok yang dinantikan kebaikannya dan orang lain merasa aman dari keburukannya. Sedangkan yang terburuk di antara kalian ialah sosok yang tidak diharapkan kebaikannya dan orang lain tidak merasa aman dari keburukannya."
Sahih HR. Tirmizi