Skip to content
839 Hadis

Ensiklopedia Hadis Nabi

Saring hasil

97 dari 839 kartu

Hapus filter

Perawi

Tampilkan semua perawi (49)
Wasiat paling banyak yang disampaikan oleh Rasulullah ﷺ menjelang kematian adalah: "Perhatikanlah salat dan perhatikanlah pula budak-budak kalian! Perhatikanlah salat dan perhatikanlah pula budak-budak kalian!" Hingga Rasulullah ﷺ mengulang-ulangnya dalam dada dan sama sekali tidak mampu mengucapkannya dengan lisannya."
Sahih رواه النسائي في السنن الكبرى وابن ماجه
"Siapa yang bertasbih sebanyak 33 kali, bertahmid sebanyak 33 kali, dan bertakbir sebanyak 33 kali setelah selesai salat, semuanya berjumlah 99 kali, lalu menggenapkannya 100 dengan membaca: 'Lā ilāha illallāh waḥdahu lā syarīka lahu, lahul-mulku wa lahul-ḥamdu wa huwa 'alā kulli syai`in qadīr (artinya: Tiada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya, semua kerajaan dan segala pujian hanya milik-Nya, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu)', maka akan diampuni dosa-dosanya walaupun sebanyak buih di lautan."
Sahih HR. Muslim
"Rasulullah ﷺ dalam dua rakaat salat Fajar, beliau membaca surah Qul yā ayyuhal-kāfirūn dan surah Qul huwallāhu aḥad."
Sahih HR. Muslim
"Aku menghafal dari Nabi ﷺ sepuluh rakaat: 2 rakaat sebelum Zuhur dan 2 rakaat setelahnya, 2 rakaat setelah Magrib di rumahnya, 2 rakaat setelah Isya di rumahnya, dan 2 rakaat sebelum Subuh. Waktu-waktu tersebut adalah waktu Nabi ﷺ tidak ditemui. Aku diceritakan oleh Ḥafṣah bahwa apabila muazin telah mengumandangkan azan dan fajar telah terbit, beliau mengerjakan salat dua rakaat." Dalam redaksi lainnya: "Nabi ﷺ mengerjakan salat dua rakaat setelah salat Jumat."
Sahih Muttafaq 'alaih di semua riwayatnya
"Wahai Bilal, kumandangkanlah ikamah salat; berikan kita ketenangan dengan salat."
Sahih HR. Abu Daud
"Apabila salah seorang di antara kalian akan masuk masjid, hendaklah ia membaca, 'Allāhumma-ftaḥ lī abwāba raḥmatik (Ya Allah, bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu).' Sedangkan saat akan keluar masjid, hendaklah ia membaca, 'Allāhumma innī as`aluka min faḍlik (Ya Allah, aku memohon kepada-Mu sebagian karunia-Mu).'"
Sahih HR. Muslim
"Kiamat tidak akan terjadi hingga manusia berbangga-bangga dengan (kemegahan) masjid."
Sahih HR. Abu Daud, Nasai, dan Ibnu Majah
"Siapa yang lupa sebuah salat, hendaklah ia mengerjakannya ketika mengingatnya; tidak ada kafaratnya kecuali itu: 'Dirikanlah salat untuk mengingat-Ku.' [QS. Ṭāhā: 14]"
Sahih Muttafaq 'alaih