عربي - Arabic English Qafár af - Afar Afrikaans - Afrikanns Akan Shqip - Albanian አማርኛ - Amharic Հայերեն - Armenian অসমীয়া - Assamese Azərbaycanca - Azerbaijani Bamanankan - Bambara Bassa Bemba বাংলা - Bengali Bosanski - Bosnian Български - Bulgarian မြန်မာဘာသာ - Burmese Bisaya - Cebuano Cham Нохчий - Chechen chiCheŵa - Chewa 中文 - Chinese Адыгэбзэ - Circassian Hrvatski - Croatian Česky - Czech Dagbani Dansk - Danish فارسی دری - Dari Dendi ދިވެހި ބަސް - Dhivehi Nederlands - Dutch إستوني - Estonian Suomi - Finnish Français - French Fulfulde - Fula ქართული - Georgian Deutsch - German Ελληνικά - Greek ગુજરાતી - Gujrati Kreyòl ayisyen - Haitian Creole Hausa हिन्दी - Hindi Magyar - Hungarian Igbo Indonesia - Indonesian Italiano - Italian 日本語 - Japanese Jóola - Jola ಕನ್ನಡ - Kannada Қазақша - Kazakh ភាសាខ្មែរ - Khmer Kikuyu Ikinyarwanda - Kinyarwanda Ikirundi - Kirundi 한국어 - Korean كوردی سۆرانی - kurdish كوردي kurmancî - Kurmanji Kyrgyz ລາວ - Lao latviešu - Latvian Lingala lietuvių - Lithuanian Luganda Македонски - Macedonian Maguindanaon Malagasy - Malagasy Bahasa Melayu - Malay മലയാളം - Malayalam Mandinka मराठी - Marathi Mõõré - Moore नेपाली - Nepali أنكو - NKo Norwegian ଓଡ଼ିଆ - Odia oromoo - Oromo پښتو - Pashto فارسی - Persian Polski - Polish Portuguese ਪੰਜਾਬੀ - Punjabi Română - Romanian Русский - Russian Српски - Serbian Shona සිංහල - Sinhala Slovenščina - Slovenian Soomaaliga - Somali Soninke Sesotho - Sotho Español - Spanish Kiswahili - Swahili Svenska - Swedish Tagalog Тоҷикӣ - Tajik தமிழ் - Tamil తెలుగు - Telugu ไทย - Thai ትግረኛ - Tigrinya Türkçe - Turkish Ukrainian اردو - Urdu ئۇيغۇرچە - Uyghur Ўзбек - Uzbek Việt Nam - Vietnamese Wolof Yao Yorùbá - Yoruba Zarma زولو - Zulu
839 Hadis
Ensiklopedia Hadis Nabi
Kategori
Kategori (21)
Derajat hadis
Diriwayatkan dalam
Tampilkan sumber lainnya
Perawi
Tampilkan semua perawi (49)
"Luruskanlah saf kalian, karena meluruskan saf termasuk kesempurnaan salat."
Sahih Muttafaq 'alaih
"Sempurnakanlah saf yang terdepan kemudian yang berikutnya. Kalaupun ada saf yang kurang (tidak sempurna), jadikan di saf paling belakang."
Sahih HR. Abu Daud dan Nasai
Apabila Rasulullah ﷺ telah bersalam dari salatnya, beliau beristigfar tiga kali lalu membaca, "Allāhumma antas-salām wa minkas-salām, tabārakta yā żal-jalāli wal-ikrām (Ya Allah, Engkaulah pemilik keselamatan, dari-Mu keselamatan, Mahamulia Engkau, wahai pemilik keagungan dan kebaikan)."
Al-Walīd mengisahkan: Aku bertanya kepada Al-Auzā'iy, "Bagaimana cara beristigfar?" Beliau menjawab, "Yaitu engkau membaca, 'Astagfirullāh, astagfirullāh.'"
Sahih HR. Muslim
Dia bertakbir di setiap salat fardu dan salat lainnya pada bulan Ramadan dan lainnya. Ia bertakbir ketika berdiri, kemudian bertakbir ketika rukuk, kemudian mengucapkan "sami'allāhu liman ḥamidah" lalu membaca "rabbanā walakal-ḥamdu" sebelum sujud, kemudian mengucapkan "allāhu akbar" ketika turun sujud, kemudian bertakbir ketika mengangkat kepala dari sujud, kemudian bertakbir ketika bangun dari duduk setelah dua rakaat. Ia melakukan itu di setiap rakaat hingga salatnya selesai, kemudian setelah salam ia berkata, "Demi Tuhan yang jiwaku ada di tangan-Nya! Sungguh, aku yang paling mirip dengan salat Rasulullah ﷺ. Seperti inilah salat beliau hingga meninggal dunia."
Sahih Muttafaq 'alaih
Dia pernah datang menemui Nabi ﷺ seraya berkata, "Wahai Rasulullah! Setan telah menghalangiku dari salatku dan bacaanku; ia merancukannya padaku." Maka Rasulullah ﷺ bersabda, "Itu adalah setan yang disebut Khinzab. Apabila engkau merasakannya, maka berlindunglah kepada Allah dan meludahlah ke sebelah kirimu tiga kali." Lantas aku melakukannya, maka Allah menghilangkannya dariku.
Sahih HR. Muslim
"Siapa yang membaca ayat Kursi di penghujung setiap salat wajib, maka tak ada penghalang antara dirinya dan masuk surga selain kematian."
Sahih HR. Nasai dalam Al-Kubrā
'Apabila kalian akan salat, luruskanlah saf kalian, kemudian salah seorang di antara kalian menjadi imam. Apabila ia bertakbir, maka bertakbirlah. Apabila ia membaca: gairil-magḍūbi 'alaihim walaḍḍallīn [QS. Al-Fātiḥah: 7], maka ucapkanlah: āmīn, niscaya Allah mengabulkan kalian.
Apabila imam bertakbir dan rukuk, maka bertakbir dan rukuklah karena imam itu rukuk sebelum kalian dan bangkit sebelum kalian.' Beliau melanjutkan, 'Sungguh, hal itu setara dengan ini.
Apabila imam mengatakan: sami'allāhu liman ḥamidah, maka ucapkanlah: Allāhumma rabbanā lakal-ḥamdu, niscaya Allah mendengar kalian karena Allah Ta'ala telah berfirman melalui lisan Nabi-Nya ﷺ, 'Allah mendengar orang yang memuji-Nya'.
Apabila imam bertakbir dan sujud, maka bertakbir dan sujudlah karena imam itu sujud sebelum kalian dan bangkit sebelum kalian.' Lalu Rasulullah ﷺ bersabda, 'Sungguh hal itu setara dengan ini. Ketika duduk tasyahud, hendaklah yang pertama kalian ucapkan: at-taḥiyyātuṭ-ṭayyibāt, aṣ-ṣalawātu lillāh, as-salāmu 'alaika ayyuhan-nabiyyu waraḥmatullāhi wabarakātuh, as-salāmu 'alainā wa 'alā 'ibādillāhiṣ-ṣāliḥīn, asyhadu allā ilāha illallāh wa asyhadu anna muḥammadan 'abduhu warasūluh.'"
Sahih HR. Muslim
"Tidak sah salat seseorang yang tidak membaca surah Al-Fātiḥah."
Sahih Muttafaq 'alaih