Skip to content
839 Hadis

Ensiklopedia Hadis Nabi

Saring hasil

74 dari 839 kartu

Hapus filter

Derajat hadis

"Jika kalian mendengar muazin (mengumandangkan azan), maka ucapkanlah seperti yang dia ucapkan, kemudian berselawatlah kepadaku. Sesungguhnya siapa yang berselawat kepadaku satu kali, Allah akan membalas selawatnya itu sepuluh kali. Kemudian mintakanlah kepada Allah untukku al-waṣīlah. Sesungguhnya al-waṣīlah itu kedudukan dalam surga yang tidak pantas kecuali untuk salah satu hamba Allah. Aku berharap akulah hamba itu. Siapa pun yang meminta al-waṣīlah untukku, maka ia berhak mendapatkan syafaatku."
Sahih HR. Muslim
"Ada beberapa zikir pengiring, tidak akan rugi orang yang mengucapkannya -atau melakukannya- di akhir setiap salat wajib, yaitu 33 kali tasbih, 33 kali tahmid, dan 34 kali takbir."
Sahih HR. Muslim
"Siapa yang salat pada malam lailatulkadar karena iman dan mengharap pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu."
Sahih Muttafaq 'alaih
"Mengerjakan satu salat di masjidku ini lebih baik daripada seribu salat di masjid lainnya, kecuali Masjidilharam."
Sahih Muttafaq 'alaih
"Apabila engkau sujud maka letakkanlah kedua telapak tanganmu (di tempat sujud) dan angkatlah kedua sikumu."
Sahih HR. Muslim
"Nabi ﷺ keluar menemui kami. Kami bertanya, 'Wahai Rasulullah, kami sudah tahu bagaimana mengucapkan salam kepadamu, lalu bagaimana kami berselawat?' Beliau bersabda, 'Ucapkanlah: Allāhumma ṣalli 'alā muḥammad, wa 'alā āli muḥammad, kamā ṣallaita 'alā āli ibrāhīm, innaka ḥamīdun majīd. Allāhumma bārik 'alā muḥammad, wa 'alā āli muḥammad, kamā bārakta 'alā āli ibrāhīm, innaka ḥamīdun majīd. (Ya Allah! berikanlah selawat kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau memberikan selawat kepada keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Mahamulia. Ya Allah! berikanlah keberkahan kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau memberikan keberkahan kepada keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Mahamulia)'."
Sahih Muttafaq 'alaih
"Ada tujuh golongan yang akan mendapat naungan Allah pada hari tidak ada naungan selain naungan-Nya, yaitu pemimpin yang adil, pemuda yang tumbuh dalam ibadah kepada Allah, seseorang yang hatinya tertaut dengan masjid, dua orang yang saling mencintai karena Allah; mereka berkumpul dan berpisah di atasnya, seseorang yang diajak berzina oleh perempuan yang punya kedudukan lagi cantik lalu dia mengatakan: 'Aku takut kepada Allah', seseorang yang memberi sedekah lalu dia menyembunyikannya hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfakkan tangan kanannya, dan seseorang yang berzikir kepada Allah dalam kesendirian lalu mengucur air matanya."
Sahih Muttafaq 'alaih
"Ketika kami sedang duduk bersama Nabi ﷺ di masjid, datang seorang laki-laki dengan mengendarai unta lalu menderumkannya di masjid, kemudian mengikatnya lantas ia berkata, "Siapa di antara kalian yang bernama Muhammad?" Saat itu Nabi ﷺ duduk bersandar di tengah para sahabat. Kami berkata, "Ini, laki-laki putih yang bersandar." Laki-laki itu berkata, "Wahai anak Abdul Muṭṭalib!" Nabi ﷺ bersabda, "Silakan, aku mendengarmu." Laki-laki itu berkata kepada Nabi ﷺ, "Sungguh aku akan bertanya kepadamu, suatu pertanyaan yang terasa berat bagimu, maka janganlah kaumarah kepadaku." Nabi ﷺ bersabda, "Bertanyalah semaumu." Laki-laki itu berkata, "Aku bertanya dengan menyebut Tuhanmu yang juga merupakan Tuhan orang-orang sebelummu, apakah Allah mengutusmu kepada semua manusia?" Nabi ﷺ bersabda, "Demi Allah, iya." Laki-laki itu kembali bertanya, "Aku bertanya kepadamu dengan menyebut nama Allah, apakah Allah yang memerintahkanmu agar kami menunaikan salat lima waktu dalam sehari semalam?" Beliau menjawab, "Demi Allah, iya." Laki-laki itu kembali bertanya, "Aku bertanya kepadamu dengan nama Allah, apakah Allah yang memerintahkanmu agar kami berpuasa satu bulan penuh dalam setahun?" Beliau menjawab, "Demi Allah, iya." Laki-laki itu kembali bertanya, "Aku bertanya kepadamu dengan nama Allah, apakah Allah yang memerintahkanmu untuk mengambil zakat dari orang-orang yang kaya di antara kami lalu memberikannya kepada orang-orang miskin di antara kami?", Nabi ﷺ berkata, "Demi Allah, iya." Laki-laki itu berkata, "Aku beriman kepada apa yang kaubawa, aku adalah utusan dari kaumku. Aku adalah Ḍimām bin Ṡa'labah dari Bani Sa'ad bin Bakar."
Sahih Muttafaq 'alaih